Kekayaan Pribadi Sutiyoso Rp 11,9 Milyar pada Tahun 2001

Pada tahun 2001, Sutiyoso tercatat sebagai Gubernur terkaya di Indonesia dengan kekayaan pribadi Rp 11,9 Milyar. Ada pun untuk tahun 2007, Sutiyoso belum memberikan laporan kekayaan yang terakhir kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

http://www.sinarharapan.co.id/berita/0108/22/jab02.html

Warga Tak Percaya Harta Sutiyoso hanya Rp 11,9 Miliar

Jakarta, Sinar Harapan

Sebagian besar warga tidak percaya dengan jumlah kekayaan Gubernur DKI Sutiyoso seperti yang diumunkan Komisi Pemeriksa Kekayaan Penyelenggara Negara (KPKPN). Malah, sebaliknya warga menduga kekayaan mantan Pangdam Jaya itu melebihi Rp 11,931 miliar.

Untuk itu, KPKPN diminta untuk mencek ulang dengan bukti di lapangan. Bila ditemukan hal yang tidak beres apalagi diperoleh dengan cara ilegal, maka Sutiyoso harus diproses hukum.

Demikian rangkuman penilaian warga yang dihubungi SH, Rabu (22/8) pagi menanggapi harta kekayaan Gubernur Sutiyoso. Ketua KPKPN Yusuf Syakir melalui Humas KPKPN, Selasa (21/8) mengumumkan bahwa Gubernur Jakarta Sutiyoso memiliki harta kekayaan senilai Rp 11,931 miliar. Kekayaan itu jauh di atas harta mantan Presiden Abdurrahman Wahid yang hanya Rp 3,49 miliar.

KPKPN Selasa (21/8) siang mengumumkan harta kekayaan pejabat negara. Dan salah satunya adalah Sutiyoso, Gubernur DKI Jakarta. Berdasarkan versi KPKPN, total harta Sutiyoso jauh diatas bila dibandingkan dengan harta kekayaan gubernur lainnya di Indonesia. Dalam Berita Negara no 65 tertanggal 14 Agustus 2001 harta Sutiyoso terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 5,250 miliar, mobil dan sepeda motor besar Rp 695 juta, lahan pertanian dan perkebunan Rp 750 juta, giro Rp 3,197 miliar dan 215.126 dollar AS atau Rp 1,889 miliar apabila dihitung dengan kurs Rp 8.550 per dollar.

Adapun rinciannya, untuk tanah dan bangunan tersebar di wilayah Bekasi, Depok dan Jakarta Pusat. Alat transportasinya berupa mobil Mercedes Benz tahun pembuatan 1997 Rp 250 juta, Volvo 1997 Rp 200 juta, Willys tahun 1964 Rp 20 juta, Mazda 1981 Rp 25 juta, dan dua harley davidson masing-masing Rp 100 juta. Total kekayaan Gubernur Jakarta Sutiyoso mencapai Rp 11,931 miliar. Jumlah itu menjadikan mantan Pangdam Jaya ini sebagai seorang gubernur yang setara dengan harta kekayaan konglomerat. Selain itu, ia tercatat sebagai gubernur terkaya di Indonesia. (sat/mis/nor)

http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2007/10/03/brk,20071003-108899,id.html

Sutiyoso Belum Serahkan Daftar Kekayaan

Rabu, 03 Oktober 2007 | 09:59 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Gubernur DKI Jakarta, yang akan lengser dari jabatannya, Sutiyoso belum menyerahkan daftar kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut juru bicara KPK Johan Budi SP, hingga hari Rabu (3/10) ini laporan itu belum masuk ke meja KPK. “Batas waktunya hingga tiga bulan pasca menjabat,” kata Johan ketika dihubungi melalui telepon, Rabu (3/10).

Batas waktu ini penyerahan daftar kekayaan ini, kata Johan mengacu pada Undang-undang nomor 28 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, serta Undang-undang nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi.

About these ads

4 Tanggapan

  1. kaya juga yah, buat apa tuh duit segitu banyaknya…
    bagi dunk bung yos, dikit aja, yah yang penting bisa buat uang jujuran sama beli motor…
    he..he..he…

  2. nggak mungkinlah “cuma” 11.9 miliar, dari proyek busway aja beliau sudah dapat puluhan miliar, belum setoran dari cukong-cukong judi dan hiburan malam di kota! kalo “cuma” 11.9 miliar masa berani pasang iklan pribadi full color di kompas yang harganya ratusan juta.

  3. Sosok Sri Sultan Hamengku Buwono X
    “Yogyakarta-Incorporated”

    Konsep Yogyakarta-Incorporated (Yogya-Inc.) yang digulirkan Sri Sultan HB X tatkala menjadi Ketua Umum KADINDA DIY adalah dengan mengadaptasi, baik konsep Japan Inc. maupun Singapore Inc., yang diderivasikan dari Indonesia Inc. yang diintrodusir oleh Menteri Perdagangan Arifin Siregar untuk menggalakkan ekspor nonmigas di tahun 1980-an.

    Dalam konsep Japan Inc., Pemerintah Jepang memberikan pedoman ketat melalui MITI, berupa pemilihan industri, dukungan R & D dan fasilitas permodalan yang murah sekali serta preferensi kolektif lainnya, kepada kelompok-kelompok bisnis besar sogo shosha (trading house). Tetapi untuk mencegah pemusatan kapital yang berlebihan, Jepang memberlakukan pembatasan kepemilikan individual pada kelompok sogo shosha tersebut, sehingga tidak ada individu yang superkaya. Selain itu Pemerintahnya juga melakukan pemberdayaan (empowerment), bukan memberikan economic power atas dasar kroniisme atau nepotisme, tetapi melalui rambu-rambu peraturan yang sama bagi siapa pun yang memiliki keunggulan kewirausahaan.

    Di sini tidak diberikan kelebihan kepada individu tertentu, semuanya harus free-fight di dalam negeri, tetapi amat dibantu dalam fight di medan luar. Misalnya pembatasan investasi asing hanya pada industri tertentu yang dibutuhkan (semacam negative list untuk PMA). Perlakuan khusus juga diberikan, bukan kepada individu, tetapi kepada kekuatan kolektif sogo shosha guna menghadapi persaingan dengan pengusaha luar, dalam bentuk hambatan tarif dan/atau non-tarif (non-tariff barrier).

    Ciri-ciri itu harus dilakukan by-design sebagaimana juga dimaksudkan Yogya-Inc. dalam konsep. Hakikat Yogya Inc. adalah semangat bersama membangun Yogya sebagai revitalisasi semangat “saiyeg saeka kapti. Jika diadaptasi dalam kebutuhan dunia bisnis modern, adalah membangun sebuah jaringan kerja (networks) atau satu entitas korporasi yang bersifat maya dan berskala besar, di mana aparat birokrasi, akademisi dan masyarakat, terutama usahawannya, bergabung (incorporated) dan bekerjasama dengan “Semangat Yogya” untuk membuka lapangan kerja guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Yogya Inc. ditujukan agar tercapainya Visi Yogya 21 di bidang ekonomi, dengan mengandalkan sektor kebudayaan, pariwisata, pendidikan, kerajinan dan jasa-jasa dengan back-up sektor pertanian sebagai tulang punggung pengembangan ekonomi yang berbasis pada ilmu pengetahuan (knowledge-based economy). Konsekuensinya, dengan Yogya Inc. harus mampu mengintegrasikan segenap potensi sumberdaya yang dimiliki DIY.

    Dengan demikian, Yogya Inc. memiliki strategi kembar, outward-looking agar mampu bersaing di pasar global, dan inward-looking untuk menarik investasi luar ke DIY. Strategi keluar dengan bekerjasama sinergis dalam setiap aktivitas bisnis di luar DIY, misalnya dalam promosi dan pameran bersama, misi dagang dan program kota kembar serta events internasional lainnya. Strategi kedalam dengan meningkatkan pelayanan investasi, serta usaha menekan biaya investasi awal (initial investment) dengan pemanfaatan lahan tidur milik negara sebagai penyertaan saham. Di samping itu, Pemerintah Daerah, baik tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi, memberikan jaminan keamanan usaha yang sustainable serta membangun infrastrukturnya sebagai strategi bersaing menarik investasi.

    Dalam hubungan ini, Badan-Badan Pengembangan Ekonomi dan Teknologi yang telah ada diharapkan dapat berperan aktif sesuai fungsinya untuk memberikan konsep pemikiran mikro ekonomi dalam usaha pengembangan bisnis dan investasi. Salah satu cara adalah dengan menjabarkan rencana detil tata ruang kawasan, potensi kawasan andalan, kecamatan pusat pertumbuhan ekonomi (KPPE) dan Propeda maupun APBN/APBD ke dalam rancangan zona-zona pengembangan investasi dan bisnis, bahkan jika mungkin sampai pada profil investasi, untuk menjadikannya paket peluang investasi yang layak ditawarkan kepada calon investor, baik dari dalam maupun luar negeri (Yogyakarta Incorporated: Semangat Bersama Membangun Yogya, 2000).

    Topik :
    Sosok Sri Sultan Hamengku Buwono X
    “Yogyakarta-Incorporated”
    Cuplikan :
    Biografi Sultan updated 23 Oktober 2008 By hd
    Sos oleh
    TIM RELAWAN GERAKAN RAKYAT INDONESIA
    UNTUK pemenangan
    CALON PRESIDEN republiK INDONESIA PERIODE 2009 – 2014
    SRI SULTAN HAMENGKU BUWONO X
    Sekretariat:
    Jl Tanjung No.4 Concat, Depok, Sleman, D.I.Yogyakarta.
    Telp : 0274654750, Fax : 0274 881552 – 888279
    SMS Center : 081328823181, 08994158777
    Email : relawansultan@yahoo.co.id dan
    timrelawan_capres_sultan@yahoo.co.id

  4. mantan gubernur jakarta pasti banyak duitnya

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: