<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Capres Indonesia &#187; Megawati</title>
	<atom:link href="http://capresindonesia.wordpress.com/category/calon-presiden/megawati/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://capresindonesia.wordpress.com</link>
	<description>Informasi Calon Presiden Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Mar 2010 05:59:11 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='capresindonesia.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/0bc03efced2369ccf4d269af8c75dfc4?s=96&#038;d=http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Capres Indonesia &#187; Megawati</title>
		<link>http://capresindonesia.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://capresindonesia.wordpress.com/osd.xml" title="Capres Indonesia" />
	<atom:link rel='hub' href='http://capresindonesia.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Alasan Prabowo Lebih Memilih Megawati Ketimbang SBY</title>
		<link>http://capresindonesia.wordpress.com/2009/05/27/alasan-prabowo-lebih-memilih-megawati-ketimbang-sby/</link>
		<comments>http://capresindonesia.wordpress.com/2009/05/27/alasan-prabowo-lebih-memilih-megawati-ketimbang-sby/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 May 2009 03:12:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizaminz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Megawati]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Susilo Bambang Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[MegaPro]]></category>
		<category><![CDATA[Supra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://capresindonesia.wordpress.com/?p=217</guid>
		<description><![CDATA[Berikut adalah foto/gambar yang menjelaskan kenapa Prabowo lebih memilih Megawati ketimbang SBY untuk maju dalam Pilpres 2009 di Indonesia.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=capresindonesia.wordpress.com&blog=1865114&post=217&subd=capresindonesia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut adalah foto/gambar yang menjelaskan kenapa Prabowo lebih memilih Megawati ketimbang SBY untuk maju dalam Pilpres 2009 di Indonesia.</p>
<p>Silahkan lihat gambarnya di bawah:</p>
<p><span id="more-217"></span></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-218" title="megapro" src="http://capresindonesia.files.wordpress.com/2009/05/megapro3.jpg?w=468&#038;h=382" alt="megapro" width="468" height="382" /></p>
<p>Dari situ ternyata didapat rumusan:</p>
<p>Susilo BY+ Prabowo = Supra</p>
<p>Megawati + Prabowo = MegaPro</p>
<p>Ternyata lebih gagah naik MegaPro&#8230;.</p>
<p><a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1939571">http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1939571</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/capresindonesia.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/capresindonesia.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/capresindonesia.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/capresindonesia.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/capresindonesia.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/capresindonesia.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/capresindonesia.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/capresindonesia.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/capresindonesia.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/capresindonesia.wordpress.com/217/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=capresindonesia.wordpress.com&blog=1865114&post=217&subd=capresindonesia&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://capresindonesia.wordpress.com/2009/05/27/alasan-prabowo-lebih-memilih-megawati-ketimbang-sby/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d30534abed665d78f9da9c8d10f0d341?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nizaminz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://capresindonesia.files.wordpress.com/2009/05/megapro3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">megapro</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fadjroel Rachman: Ketiga capres 2009 agen neoliberalisme</title>
		<link>http://capresindonesia.wordpress.com/2009/05/20/fadjroel-rachman-ketiga-capres-2009-agen-neoliberalisme/</link>
		<comments>http://capresindonesia.wordpress.com/2009/05/20/fadjroel-rachman-ketiga-capres-2009-agen-neoliberalisme/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 03:37:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizaminz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Megawati]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Susilo Bambang Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Capres 2009]]></category>
		<category><![CDATA[jusuf kalla]]></category>
		<category><![CDATA[Neoliberalisme]]></category>
		<category><![CDATA[sby]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://capresindonesia.wordpress.com/?p=179</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA - Ketiga pasangan capres dan cawapres yang maju dalam pilpres mendatang, menurut Fadjroel Rachman, merupakan agen neoliberalisme karena semuanya pernah menjual BUMN, minyak dan gas serta berutang kepada luar negeri.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=capresindonesia.wordpress.com&blog=1865114&post=179&subd=capresindonesia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1423179759&amp;ref=name#/group.php?sid=daa3ea9f7ead9057ed9d28d8405be10d&amp;gid=35286574194&amp;ref=search"><img class="alignleft size-full wp-image-181" title="M Fadjroel Rachman" src="http://capresindonesia.files.wordpress.com/2009/05/fadjroelrachman.jpg?w=199&#038;h=229" alt="M Fadjroel Rachman" width="199" height="229" /></a>Berikut satu opini yang ekstrim dari Fadjroel Rachman yang merupakan Capres Indonesia 2009  dari Independen yang gagal melaju ke Pilpres.</p>
<p>Tulisannya mungkin akan membuat panas para pendukung semua Capres, namun berbagai kritik dan angka yang dilontarkannya cukup menarik untuk dipelajari.</p>
<p><strong>Ketiga capres 2009 agen neoliberalisme</strong></p>
<p>SATRIADI TANJUNG</p>
<p>WASPADA ONLINE, Sunday, 17 May 2009 20:41 WIB</p>
<p>JAKARTA &#8211; Ketiga pasangan capres dan cawapres yang maju dalam pilpres mendatang, menurut Fadjroel Rachman, merupakan agen neoliberalisme karena semuanya pernah menjual BUMN, minyak dan gas serta berutang kepada luar negeri.</p>
<p><span id="more-179"></span></p>
<p>&#8220;Semuanya itu agen neoliberalisme,&#8221; katanya saat dihubungi Waspada Online, malam ini. Diterangkan, dalam kebijakan ekonomi, ketiga pasangan capres-cawapres meneruskan kebijakan pembangunanisme Orde Baru (neoorba) serta neoliberalisme yang melahirkan kemiskinan, ketimpangan sosial dan ketergantungan hutang massif.</p>
<p>SBY, JK dan Megawati, kata Fajdroel, menjual blok minyak dan gas, menjual BUMN dan berutang massif. Megawati membuat kontrak blok gas Tangguh, yang berpotensial merugikan negara Rp750 triliun (25 tahun), menjual murah Indosat sekitar Rp5,26 triliun kepada Temasek Holding, dijual lagi kepada Qtel (Qatar) senilai Rp1,8 milyar dollar AS dan penguasaan Indosat oleh Qtel diizinkan oleh SBY-JK hingga 65 persen.</p>
<p>SBY-JK juga, tambah Ketua Pedoman Indonesia itu, menjual BUMN seperti, PT Garuda Indonesia, PT Karakatau Steel, PT Bank Tabungan Negara, PT Yogya Karya dan PTPN III, IV dan VIII. Bahkan, SBY-JK selama 26 Mei 2008-5 Mei 2009 menjual 59 blok migas, akibatnya dari total produksi minyak Indonesia (September 2008) sebesar 850.982 barel per hari, Chevron Pacific Indonesia menguasai 425.478 barel per hari, sedangkan Pertamina hanya 108.233 barel per hari.</p>
<p>Parahnya lagi, lanjut Fadjroel, pinjaman luar negeri (PLN) dan surat berharga negara (SBN) hingga 31 Januari 2009, total utang pemerintah adalah Rp1.667 triliun pada masa Megawati dan SBY-JK. Selama tahun 2001-2009 PLN bertambah, masing-masing, bertambah 602 (2001), 594 (2002), 591 (2003), 613 (2004), 612 (2005), 562 (2006), 586 (2007), 717 (2008) dan 746 (2009).</p>
<p>Sedangkan SBN, urai Fadjroel, bertambah 661 (2001), 655 (2002) 649 (2003), 662 (2004), 656 (2005), 748 (2006), 801 (2007), 906 (2008) dan 920 (2009). &#8220;Jadi total utang pemerintah (PLN dan SBN) masing-masing, 1.263 (2001), 1.249) (2002), 1.240 (2003), 1.275 (2004), 1.268 (2005), 1.310 (2006), 1.387 (2007), 1.623 (2008) dan 1.667),&#8221; katanya.</p>
<p>Utang dan SBN senilai Rp1.263 triliun (2001), sebut Fadjroel, adalah hutang haram Orba dan KLBI senilai Rp144 triliun dan BLBI senilai Rp600 triliun lebih (Boediono salah satu Direktur BI) serta sejumlah proyek yang merugikan masyarakat seperti Bendungan Kedung Ombo. &#8220;Megawati, SBY, JK tak berniat menghapuskan utang haram dan menuntaskan KLBI/BLBI,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Disinggung Prabowo Subianto sebagai cawapres Megawati, Fadjroel menyebutkan, sama saja karena Prabowo merupakan kapitalis, karena dia adalah seorang pengusaha. Kalau memang mau mensejahterakan petani, Prabowo lebih baik menyumbangkan hartanya kepada rakyat. &#8220;Tidak ada yang memperjuangkan rakyat, tetapi hanya untuk kepentingan sendiri,&#8221; pungkasnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/capresindonesia.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/capresindonesia.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/capresindonesia.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/capresindonesia.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/capresindonesia.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/capresindonesia.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/capresindonesia.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/capresindonesia.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/capresindonesia.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/capresindonesia.wordpress.com/179/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=capresindonesia.wordpress.com&blog=1865114&post=179&subd=capresindonesia&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://capresindonesia.wordpress.com/2009/05/20/fadjroel-rachman-ketiga-capres-2009-agen-neoliberalisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d30534abed665d78f9da9c8d10f0d341?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nizaminz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://capresindonesia.files.wordpress.com/2009/05/fadjroelrachman.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">M Fadjroel Rachman</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kenaikan Harga BBM, TDL, Telepon:  Megawati Minta Pengertian  dan Dukungan Rakyat</title>
		<link>http://capresindonesia.wordpress.com/2008/05/30/kenaikan-harga-bbm-tdl-telepon-megawati-minta-pengertian-dan-dukungan-rakyat/</link>
		<comments>http://capresindonesia.wordpress.com/2008/05/30/kenaikan-harga-bbm-tdl-telepon-megawati-minta-pengertian-dan-dukungan-rakyat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 May 2008 08:26:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizaminz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kenaikan Harga BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati]]></category>
		<category><![CDATA[Pendukung Kenaikan Harga BBM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://capresindonesia.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Presiden Megawati Soekarnoputri menegaskan, keputusan pemerintah menaikkan harga BBM, telepon dan listrik adalah semata–mata untuk memperbaiki kondisi perekonomian bangsa Indonesia. Untuk itu masyarakat diimbau agar mengerti, kendati keputusan menaikkan harga tersebut dirasakan sangat berat.
”Pemerintah tak punya pilihan lain, kecuali menaikkan harga BBM,” ujar Megawati ketika menyampaikan pidato politiknya selaku Ketua Umum DPP PDIP pada perayaan HUT PDIP ke-30 di lapangan Mengwi, Badung, Bali, Minggu (12/1).<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=capresindonesia.wordpress.com&blog=1865114&post=48&subd=capresindonesia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Denpasar, Sinar Harapan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Presiden Megawati Soekarnoputri menegaskan, keputusan pemerintah menaikkan harga BBM, telepon dan listrik adalah semata–mata untuk memperbaiki kondisi perekonomian bangsa Indonesia. Untuk itu masyarakat diimbau agar mengerti, kendati keputusan menaikkan harga tersebut dirasakan sangat berat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">”Pemerintah tak punya pilihan lain, kecuali menaikkan harga BBM,” ujar Megawati ketika menyampaikan pidato politiknya selaku Ketua Umum DPP PDIP pada perayaan HUT PDIP ke-30 di lapangan Mengwi, Badung, Bali, Minggu (12/1).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span id="more-48"></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Hadir pada acara itu antara lain Gubernur Bali Dewa Made Beratha, Ketua DPRD Bali dan juga Ketua DPD PDIP Bali IBP Wesnawa serta pejabat muspida lainnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Di hadapan ribuan massa PDIP dari berbagai daerah, Megawati menyatakan, pemerintah ingin segera keluar dari krisis yang dihadapi sekarang ini dan sekaligus ingin mengurangi beban utang luar negeri. Pilihan yang diambil untuk mengatasi segala krisis itu, menurut Megawati, adalah dengan menaikkan harga BBM.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Dia menjelaskan, selama ini rakyat Indonesia lebih sering dininabobokkan, sehingga tanpa menyadari perekonomian Indonesia runtuh akibat besarnya utang luar negeri. ”Pengalaman 5 tahun lalu, masyarakat kita sering dininabobokkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Hanya mengharapkan dukungan politik rakyat, perekonomian menjadi runtuh,” paparnya sembari menyatakan keyakinannya bahwa keputusan menaikkan harga BBM tersebut akan membawa kehidupan masyarakat lebih baik lagi pada masa mendatang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Ia mengakui, kebijakan menaikkan harga BBM yang menjadi isu politik pada awal 2003 tersebut tidak populis. Namun, imbuh Megawati, pada masa mendatang keputusan menaikkan harga BBM ini akan membawa dampak konstruktif bagi rakyat. Berkaitan dengan hal itu, Megawati berulangkali meminta pengertian dan sekaligus dukungan dari masyarakat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">”Saya minta pengertian dan dukungan masyarakat untuk membangun ekonomi bangsa ini, walau keputusan menaikkan harga BBM terasa berat,” ucapnya seraya mengingatkan rakyat supaya hidup sederhana dalam menghadapi kondisi seperti sekarang ini, sehingga bangsa Indonesia bisa terlepas dari beban utang luar negeri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Baca selengkapnya di:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://www.sinarharapan.co.id/berita/0301/13/nas01.html">http://www.sinarharapan.co.id/berita/0301/13/nas01.html</a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/capresindonesia.wordpress.com/48/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/capresindonesia.wordpress.com/48/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/capresindonesia.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/capresindonesia.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/capresindonesia.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/capresindonesia.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/capresindonesia.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/capresindonesia.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/capresindonesia.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/capresindonesia.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/capresindonesia.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/capresindonesia.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=capresindonesia.wordpress.com&blog=1865114&post=48&subd=capresindonesia&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://capresindonesia.wordpress.com/2008/05/30/kenaikan-harga-bbm-tdl-telepon-megawati-minta-pengertian-dan-dukungan-rakyat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d30534abed665d78f9da9c8d10f0d341?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nizaminz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sutiyoso &#8211; Banjir Siklus 5 Tahunan?</title>
		<link>http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/11/sutiyoso-banjir-siklus-5-tahunan/</link>
		<comments>http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/11/sutiyoso-banjir-siklus-5-tahunan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Oct 2007 02:21:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizaminz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati]]></category>
		<category><![CDATA[Susilo Bambang Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Sutiyoso]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/11/sutiyoso-banjir-siklus-5-tahunan/</guid>
		<description><![CDATA[Sutiyoso mengatakan bahwa banjir Jakarta adalah fenomena alam berupa siklus banjir 5 tahunan. Padahal banjir besar terjadi pada tahun 2007, 2002, dan 1996. Meski sebelumnya juga banjir, tapi tidak sebesar banjir di atas.
 
Haji Dudung, warga Bidaracina yang lahir tahun 1932 bercerita bahwa seumur hidupnya, sebelum banjir tahun 1996 banjir paling-paling hanya semata kaki.Banjir menjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=capresindonesia.wordpress.com&blog=1865114&post=30&subd=capresindonesia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sutiyoso mengatakan bahwa banjir Jakarta adalah fenomena alam berupa siklus banjir 5 tahunan. Padahal banjir besar terjadi pada tahun 2007, 2002, dan 1996. Meski sebelumnya juga banjir, tapi tidak sebesar banjir di atas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Haji Dudung, warga Bidaracina yang lahir tahun 1932 bercerita bahwa seumur hidupnya, sebelum banjir tahun 1996 banjir paling-paling hanya semata kaki.Banjir menjadi besar setelah pembangunan Pantai Indah Kapuk tahun 1984 yang seolah-olah seperti bendungan di pesisir pantai Jakarta serta penutupan pintu air Manggarai.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span><span id="more-30"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Wiki Indonesia. Banjir Jakarta 2007 adalah bencana banjir yang menghantam Jakarta dan sekitarnya sejak 1 Februari 2007 malam hari. Selain sistem drainase yang buruk, banjir berawal dari hujan lebat yang berlangsung sejak sore hari tanggal 1 Februari hingga keesokan harinya tanggal 2 Februari, ditambah banyaknya volume air 13 sungai yang melintasi Jakarta yang berasal dari Bogor-Puncak-Cianjur, dan air laut yang sedang pasang, mengakibatkan hampir 60% wilayah DKI Jakarta terendam banjir dengan kedalaman mencapai hingga 5 meter di beberapa titik lokasi banjir.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Pantauan di 11 pos pengamatan hujan milik Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) menunjukkan, hujan yang terjadi pada Jumat, 2 Februari, malam lalu mencapai rata-rata 235 mm, bahkan tertinggi di stasiun pengamat Pondok Betung mencapai 340 mm. Hujan rata-rata di Jakarta yang mencapai 235 mm itu sebanding dengan periode ulang hujan 100 tahun dengan probabilitas kejadiannya 20 persen.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Banjir 2007 ini lebih luas dan lebih banyak memakan korban manusia dibandingkan bencana serupa yang melanda pada tahun 2002 dan 1996. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sedikitnya 80 orang dinyatakan tewas selama 10 hari karena terseret arus, tersengat listrik, atau sakit. Kerugian material akibat matinya perputaran bisnis mencapai triliunan rupiah, diperkirakan 4,3 triliun rupiah. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Warga yang mengungsi mencapai 320.000 orang hingga 7 Februari 2007.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Korban</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Hingga tanggal 8 Februari 2007, menurut data Polda Metro Jaya jumlah korban meninggal akibat banjir di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi mencapai 48 orang; dan di Bogor sebanyak 7 orang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Pada tanggal 9 Februari 2007 meningkat menjadi 66 orang, sebagaimana dicatat Kantor Berita Antara: Badan Koordinasi Nasional Penanganan Bencana (Bakornas PB) menyatakan sebanyak 66 orang meninggal akibat bencana banjir yang terjadi di tiga provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Pada tanggal 10 Februari jumlah korban meningkat menjadi 80 orang. Jumlah ini mencakup korban di tiga provinsi dengan perincian DKI Jakarta 48 orang, Jawa Barat 19 orang, dan Banten 13 orang. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Dampak dan kerugian</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sebuah taksi yang terbalik dan terendam banjir di Jakarta Selatan pada banjir Jakarta 2007.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Seluruh aktivitas di kawasan yang tergenang lumpuh. Jaringan telepon dan internet terganggu. Listrik di sejumlah kawasan yang terendam juga padam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Puluhan ribu warga di Jakarta dan daerah sekitarnya terpaksa mengungsi di posko-posko terdekat. Sebagian lainnya hingga Jumat malam masih terjebak di dalam rumah yang sekelilingnya digenangi air hingga 2-3 meter. Mereka tidak bisa keluar untuk menyelamatkan diri karena perahu tim penolong tidak kunjung datang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Di dalam kota, kemacetan terjadi di banyak lokasi, termasuk di Jalan Tol Dalam Kota. Genangan-genangan air di jalan hingga semeter lebih juga menyebabkan sejumlah akses dari daerah sekitar pun terganggu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Arus banjir menggerus jalan-jalan di Jakarta dan menyebabkan berbagai kerusakan yang memperparah kemacetan. Diperkirakan sebanyak 82.150 meter persegi jalan di seluruh Jakarta rusak ringan sampai berat. Kerusakan beragam, mulai dari lubang kecil dan pengelupasan aspal sampai lubang-lubang yang cukup dalam. Kerusakan yang paling parah terjadi di Jakarta Barat, tempat jalan rusak mencapai 22.650 m², disusul Jakarta Utara (22.520 m²), Jakarta Pusat (16.670 m²), Jakarta Timur (11.090 m²). Kerusakan jalan paling ringan dialami Jakarta Timur, yang hanya menderita jalan rusak seluas 9.220 m². Untuk merehabilitasi jalan diperkirakan diperlukan dana sebesar Rp. 12 miliar. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Banjir juga membuat sebagian jalur kereta api lumpuh. Lintasan kereta api yang menuju Stasiun Tanah Abang tidak berfungsi karena jalur rel di sekitar stasiun itu digenangi air luapan Sungai Ciliwung sekitar 50 sentimeter.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sekitar 1.500 rumah di Jakarta Timur hanyut dan rusak akibat banjir. Kerusakan terparah terdapat di Kecamatan Jatinegara dan Cakung. Rumah-rumah yang hanyut terdapat di Kampung Melayu (72 rumah), Bidaracina (5), Bale Kambang (15), Cawang (14), dan Cililitan (5). Adapun rumah yang rusak terdapat di Pasar Rebo (14), Makasar (49), Kampung Melayu (681), Bidaracina (16), Cipinang Besar Selatan (50), Cipinang Besar Utara (3), Bale Kambang (42), Cawang (51), Cililitan (10), dan Cakung (485). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Kerugian di Kabupaten Bekasi diperkirakan bernilai sekitar Rp 551 miliar. Kerugian terbesar adalah kerusakan bangunan, baik rumah penduduk maupun kantor-kantor pemerintah. Selain itu jalan kabupaten sepanjang 98 kilometer turut rusak. Sedikitnya 7.400 hektar sawah terancam puso. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Komentar pihak berwenang</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menanggapi kritikan dengan mengatakan bahwa banjir ini adalah fenomena alam, dan merupakan banjir lima tahunan. Sutiyoso menganggap pemerintah sudah berusaha maksimal menangani banjir.[15] Banjir besar sebelumnya terjadi di tahun 1996 dan 2002 yang berarti interval pertamanya adalah enam tahun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie berkomentar bahwa para korban banjir &#8220;masih dapat tertawa&#8221; dan peristiwa banjir ini hanya dibesar-besarkan media &#8220;seolah-olah dunia mau kiamat&#8221; sehingga ia dikritik para korban dan anggota DPR. Padahal kenyataan di lapangan memperlihatkan bahwa banyak korban banjir yang bahkan tidak mampu berkomentar akibat dari tekanan stress serta buruknya kondisi hidup di tempat-tempat pengungsian.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Banjir_Jakarta_2007">http://id.wikipedia.org/wiki/Banjir_Jakarta_2007</a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">==</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Kompas</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Kamis, 10 April 2003</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Mengapa Tak Mau Belajar dari Pengalaman</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">KETIKA banjir besar melanda Jakarta beberapa tahun terakhir-apalagi jalan menuju Bandar Udara Soekarno-Hatta selalu terendam air-tudingan tak pelak lagi mengarah ke Perumahan Pantai Indah Kapuk. Perumahan itu sejak mulai dibangun memang penuh dengan kontroversi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Kontroversi berpangkal dari izin perubahan fungsi kawasan. Hutan Angke Kapuk yang sejak 10 Juni 1977 ditetapkan Menteri Pertanian sebagai hutan lindung dan sisanya untuk hutan wisata dan pembibitan, diubah menjadi permukiman, kondominium, pusat bisnis, rekreasi, dan lapangan golf, dengan syarat tetap menyediakan hutan lindung. Persetujuan perubahan fungsi tertulis dalam SK Dirjen Kehutanan 31 Juli 1982.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Gubernur DKI setuju saja, karena peningkatan nilai ekonomi kawasan itu lebih menggiurkan. Dalam bentuk rawa-rawa dan tambak nelayan, saat itu Ipeda (Iuran Pembangunan Daerah) yang bisa ditarik hanya Rp 2.000/ha/tahun. Begitu menjadi perumahan, DKI bisa mendapat Rp 2.000.000/ha/tahun. Kalau kawasan yang berubah fungsi 831,63 ha, maka dana yang dihimpun mendekati Rp 2 miliar setiap tahun. Tidak heran bila Gubernur segera mengeluarkan keputusan tanggal 15 Agustus 1984. Isinya menetapkan areal pengembangan hutan Angke-Kapuk.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">GUBERNUR merasa tidak melanggar RUTR (Rencana Umum Tata Ruang) dan RBWK (Rencana Bagian Wilayah Kota). Padahal, dalam master plan itu, jelas disebutkan kawasan itu hanyalah untuk hutan lindung dan hutan wisata, sekaligus mencegah banjir di bandara Soekarno-Hatta.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Emil Salim sebagai Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup waktu itu, tak bisa melawan niat pengelola Pantai Indah Kapuk yang begitu kuat lobinya ke pemerintah. Ia terpaksa kompromi dengan mengizinkan pembangunan jalan terus, tetapi mengharuskan developer melaksanakan rekomendasi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Kontroversi yang muncul tahun 1992 itu pembuktiannya tak perlu menunggu lama. Banjir melanda Jakarta dan merendam jalan tol Prof Sedyatmo yang menuju bandara tahun 1993, dan kemudian bahkan menjadi banjir langganan pada tahun-tahun berikutnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Kenyataan menunjukkan, hingga tahun 2000 persyaratan Amdal belum dilaksanakan. Membangun sejumlah sarana tangkapan air (water catchment) dalam bentuk danau buatan, membangun saluran-saluran air, serta melaksanakan penghijauan, ternyata belum sepenuhnya dijalankan. Padahal, seperti dikatakan Kepala Subdinas Bina Program Dinas Kehutanan Pemda DKI Jakarta Untung Sudjono waktu itu, tangkapan air dan saluran air penting untuk meminimalisir banjir.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">KINI, kontroversi Pantai Indah Kapuk seolah diulang kembali dengan diizinkannya kawasan lindung Puncrut, Bandung Utara, untuk diubah fungsinya menjadi kawasan permukiman.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Tak ada yang mau belajar, padahal bangsa ini sudah sekian banyak tersandung kasus lingkungan. Banjir yang terus saja terjadi meski curah hujan rendah karena terpengaruh El Nino, banjir dan tanah longsor di hampir seluruh kawasan Indonesia, tampaknya tidak mengusik para pengambil keputusan di Puncrut. Tak ada yang peduli, bencana yang sama bakal mengancam Bandung dan sekitarnya bila alih fungsi ini terus berlangsung.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Pengalaman sudah menunjukkan, janji-janji developer hanyalah sekadar untuk mendapatkan izin proyek. Mereka sepertinya tahu betul, tak ada yang akan menjadi pengawas ketika izin sudah di tangan. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Tak ada yang bisa menegur bila janji tak ditepati.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Apakah bencana harus terjadi lagi untuk membuktikan semua ini? (nes)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">http://www.kompas.com/Kompas-cetak/0304/10/Inspirasi/249018.htm</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/capresindonesia.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/capresindonesia.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/capresindonesia.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/capresindonesia.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/capresindonesia.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/capresindonesia.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/capresindonesia.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/capresindonesia.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/capresindonesia.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/capresindonesia.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/capresindonesia.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/capresindonesia.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=capresindonesia.wordpress.com&blog=1865114&post=30&subd=capresindonesia&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/11/sutiyoso-banjir-siklus-5-tahunan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d30534abed665d78f9da9c8d10f0d341?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nizaminz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sutiyoso &#8211; Banjir, Jakarta di Bawah Permukaan Laut?</title>
		<link>http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/11/sutiyoso-banjir-jakarta-di-bawah-permukaan-laut/</link>
		<comments>http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/11/sutiyoso-banjir-jakarta-di-bawah-permukaan-laut/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Oct 2007 01:51:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizaminz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati]]></category>
		<category><![CDATA[Susilo Bambang Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Sutiyoso]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/11/sutiyoso-banjir-jakarta-di-bawah-permukaan-laut/</guid>
		<description><![CDATA[Berulangkali banjir melanda Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso berdalih itu karena 40% wilayah Jakarta berada di bawah permukaan laut. Artinya karena rendah, maka air laut masuk dan menggenangi wilayah tersebut.
Tapi dari Peta Banjir Jakarta yang dimuat di Tempo, hal itu tidak benar. Struktur tanah di Jakarta makin ke selatan (ke arah Bogor) permukaan tanah makin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=capresindonesia.wordpress.com&blog=1865114&post=29&subd=capresindonesia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berulangkali banjir melanda Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso berdalih itu karena 40% wilayah Jakarta berada di bawah permukaan laut. Artinya karena rendah, maka air laut masuk dan menggenangi wilayah tersebut.</p>
<p>Tapi dari Peta Banjir Jakarta yang dimuat di Tempo, hal itu tidak benar. Struktur tanah di Jakarta makin ke selatan (ke arah Bogor) permukaan tanah makin tinggi. Makin ke utara (ke arah laut) makin rendah. Buktinya dalam air kali Ciliwung mengalir ke laut (ke bawah). Harusnya wilayah Tanjung Priok yang berbatasan pantai yang terendam paling parah.</p>
<p><span id="more-29"></span>Kenyataannya justru banjir di Tanjung Priok hanya 30-60 cm. Sementara di Jatinegara yang permukaan tanahnya lebih tinggi dari Tanjung Priok banjir justru mencapai 300 cm.</p>
<p>Banjir di wilayah Jatinegara dan Cawang terjadi karena pintu air Manggarai yang mengalir ke jalan Sudirman dan Istana ditutup sehingga jadi semacam bendungan. Air yang tertahan bendungan inilah yang membanjiri Jatinegara dan Cawang.</p>
<p>Karena itu begitu pintu air dibuka dan jalan Sudirman dan Istana terendam air, dalam 1 hari banjir di Jatinegara dan Cawang surut. Padahal jika tidak dibuka banjir tetap bertahan hingga 2 minggu.</p>
<p><font face="Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif" size="4"><strong>Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)</strong></font><br />
<font face="Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Tempo, Jum&#8217;at, 19 Maret 2004 | 16:37 WIB </font></p>
<p><font face="Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">1. Kecamatan Cengkareng<br />
Kel. Rawabadak<br />
Kel. Durikosambi<br />
Kel. Kapuk<br />
Kel. Cengkareng Barat<br />
Kel. Kedaung<br />
80 &#8211; 200 cm</p>
<p>2. Kecamatan Penjaringan<br />
Kel. Kapukmuara<br />
Kel. Penjagalan<br />
Kel. Kapukmuara<br />
Kel. Kamalmuara<br />
Kel. Pluit<br />
50 &#8211; 200 cm</p>
<p>3. Kecamatan Tanjungpriok<br />
Kel. Tanjung Priok<br />
Kel. Sungaibambu<br />
Kel. Kebonbawang<br />
Kel. Warakas<br />
Kel. Papango<br />
Kel. Sunterjaya<br />
30 &#8211; 60 cm</p>
<p>4. Kecamatan Kelapagading<br />
Kel. Kelapagading Barat<br />
Kel. Kelapagading Timur<br />
Kel. Pegangsaan<br />
80 -100 cm</p>
<p>5. Kecamatan Cilincing<br />
Kel. Cilincing<br />
Kel. Kalibaru<br />
Kel. Rorotan<br />
Kel. Sukapura<br />
Kel. Semper Timur<br />
Kel. Semper Barat<br />
Kel. Marunda<br />
25 &#8211; 175 cm</p>
<p>6. Kecamatan Koja<br />
Kel. Tugu Selatan<br />
Kel. Tugu Utara<br />
Kel. Rawabadak Selatan<br />
Kel. Rawabadak Utara<br />
Kel. Lagoa<br />
Kel. Koja<br />
40 &#8211; 100 cm</p>
<p>7. Kecamatan Cakung<br />
Kel. Ujungmenteng<br />
Kel. Pulogadung<br />
Kel. Rawaterate<br />
100 &#8211; 150 cm</p>
<p>8. Kecamatan Pademangan<br />
Kel. Pademangan Timur<br />
Kel. Pademangan Barat<br />
Kel. Ancol Jalan Budi<br />
15 &#8211; 30 cm</p>
<p>9. Kecamatan Tambora<br />
Kel. Duri Utara<br />
Kel. Krendang<br />
Kel. Jembatanbesi<br />
Kel. Jembatanlima<br />
20 &#8211; 30cm</p>
<p>10. Kecamatan Kalideres<br />
Kel. Semanan<br />
Kel. Pegadungan<br />
Kel. Tegalalur<br />
Kel. Kamal<br />
20 &#8211; 100 cm</p>
<p>11. Kecamatan Sawahbesar<br />
Kel. Gunungsahari Utara<br />
Kel. Manggadua Selatan<br />
30 cm</p>
<p>12. Kecamatan Kemayoran<br />
Kel. Serdang<br />
60 cm</p>
<p>13. Kecamatan Pulogadung<br />
Kel. Jati<br />
Kel. Jatinegara Kaum<br />
Kel. Cipinang<br />
70 &#8211; 130 cm</p>
<p>14. Kecamatan Senen<br />
Kel. Kramat<br />
Kel. Kwitang<br />
30 &#8211; 120 cm</p>
<p>15. Kecamatan Menteng<br />
Kel. Pegangsaan<br />
Kel. Kebonsirih<br />
Kel. Cikini RW 03<br />
60 &#8211; 100 cm</p>
<p>16. Kecamatan Matraman<br />
Kel. Kebonmanggis<br />
120 cm</p>
<p>17. Kecamatan Jatinegara<br />
Kel. Cipinangbesar Utara<br />
Kel. Kampungmelayu<br />
Kel. Bidara Cina<br />
Kel. Cipinangmuara<br />
Kel. Cipinangbesar<br />
75 &#8211; 300 cm</p>
<p>18. Kecamatan Durensawit<br />
Kel. Pondokbambu<br />
Kel. Malakasari<br />
Kel. Durensawit<br />
100 &#8211; 300 cm</p>
<p>19. Kecamatan Makasar<br />
Kel. Kebon<br />
Kel. Pinangranti<br />
Kel. Halim<br />
Kel. Cipinangmelayu<br />
Kel. Makasar<br />
100 &#8211; 150 cm</p>
<p>20. Kecamatan Cipayung<br />
Kel. Lubangbuaya<br />
100 cm</p>
<p>21. Kecamatan Ciracas<br />
Kel. Rambutan<br />
Kel. Ciracas<br />
Kel. Kelapadua Wetan<br />
Kel. Cibubur<br />
100 &#8211; 300 cm</p>
<p>22. Kecamatan Pasar Rebo<br />
Kel. Pekayon<br />
Kel. Kampunggedong<br />
100 &#8211; 150 cm</p>
<p>23. Kecamatan Kramatjati<br />
Kel. Kramatjati<br />
Kel. Cawang<br />
Kel. Duku<br />
Kel. Cililitan<br />
200 &#8211; 250 cm</p>
<p>24. Kecamatan Tebet<br />
Kel. Bukitduri<br />
Kel. Manggarai<br />
Kel. Kebonbaru<br />
50 &#8211; 80 cm</p>
<p>25. Kecamatan Pancoran<br />
Kel. Rajawali<br />
100 cm</p>
<p>26. Kecamatan Mampangprapatan<br />
Kel. Pelamampang<br />
Kel. Tegalparang<br />
Kel. Mampang Prapatan<br />
Kel. Kuningan Barat<br />
40 &#8211; 100 cm</p>
<p>27 Kecamatan Cilandak<br />
Kel. Pondoklabu<br />
Kel. Cipete Selatan<br />
Kel. Lebakbulus<br />
Kel. Cilandak Barat<br />
30 &#8211;  60 cm</p>
<p>28. Kecamatan Pesanggrahan<br />
Kel. Petukangan Utara<br />
Kel. Petukangan Selatan<br />
Kel. Ulujami<br />
50 &#8211; 100 cm</p>
<p>29. Kecamatan Kebayoran Baru<br />
Kel. Cipete Utara<br />
Kel. Petogogan<br />
Kel. Rawabarat<br />
Kel. Gunung<br />
20 &#8211; 120 cm</p>
<p>30. Kecamatan Kebayoran Lama<br />
Kel. Pondokpinang<br />
Kel. Cipulir<br />
70 &#8211; 170 cm</p>
<p>31. Kecamatan Kembangan<br />
Kel. Meruya Utara<br />
Kel. Meruya Selatan<br />
Kel. Joglo<br />
Kel. Kembangan Utara<br />
(15 KK mengungsi)<br />
20 &#8211; 100 cm</p>
<p>32. Kecamatan Palmerah<br />
Kel. Jatipulo<br />
Kel. Kotabambu Utara<br />
Kel. Kemanggisan<br />
Kel. Kotabambu Selatan<br />
20 &#8211;  60 cm</p>
<p>33. Kecamatan Tanahabang<br />
Kel. Petamburan<br />
Kel. Benhil<br />
Kel. Karet-tengsin<br />
120 &#8211; 200 cm</p>
<p>34. Kecamatan Kebonjeruk<br />
Kel. Kelapadua<br />
Kel. Kedoya Utara<br />
Kel. Kebonjeruk<br />
Kel. Kedoya Selatan<br />
Kel. Duri Utara<br />
Kel. Duri Kepa<br />
30 &#8211; 150 cm</p>
<p>35. Kecamatan Grogol Petamburan<br />
Kel. Tanjungduren Utara<br />
Kel. Jelambar<br />
Kel. Tomang<br />
Kel. Jelambar Baru<br />
20 &#8211; 100 cm</font></p>
<p>http://www.tempointeraktif.com/hg/narasi/2004/03/19/nrs,20040319-05,id.html</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/capresindonesia.wordpress.com/29/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/capresindonesia.wordpress.com/29/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/capresindonesia.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/capresindonesia.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/capresindonesia.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/capresindonesia.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/capresindonesia.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/capresindonesia.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/capresindonesia.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/capresindonesia.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/capresindonesia.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/capresindonesia.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=capresindonesia.wordpress.com&blog=1865114&post=29&subd=capresindonesia&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/11/sutiyoso-banjir-jakarta-di-bawah-permukaan-laut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d30534abed665d78f9da9c8d10f0d341?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nizaminz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Exxon Kuasai 100% Hasil Gas Di Natuna</title>
		<link>http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/10/exxon-kuasai-100-hasil-gas-di-natuna/</link>
		<comments>http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/10/exxon-kuasai-100-hasil-gas-di-natuna/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Oct 2007 06:06:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizaminz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kekayaan Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati]]></category>
		<category><![CDATA[Penjajahan Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Susilo Bambang Yudhoyono]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/10/exxon-kuasai-100-hasil-gas-di-natuna/</guid>
		<description><![CDATA[Di MetroTV Rabu 3 September 2007 saya lihat bahwa Exxon berkeras menguasai 100% hasil gas di Natuna dengan alasan biaya operasionalnya tinggi. Sedih melihat kekayaan alam Indonesia 100% hasilnya hanya dinikmati oleh asing. Perusahaan Exxon untung rp 360 trilyun per tahun, sementara mayoritas rakyat Indonesia hidup dalam kemiskinan. 
Semoga presiden mendatang berjuang agar kekayaan alam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=capresindonesia.wordpress.com&blog=1865114&post=27&subd=capresindonesia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Di MetroTV Rabu 3 September 2007 saya lihat bahwa Exxon berkeras menguasai 100% hasil gas di Natuna dengan alasan biaya operasionalnya tinggi. Sedih melihat kekayaan alam Indonesia 100% hasilnya hanya dinikmati oleh asing. Perusahaan Exxon untung rp 360 trilyun per tahun, sementara mayoritas rakyat Indonesia hidup dalam kemiskinan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Semoga presiden mendatang berjuang agar kekayaan alam Indonesia digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia.</span></p>
<p><span id="more-27"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">http://www.kompas.com/kompas-cetak/0610/13/ekonomi/3023731.htm</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Jumat, 13 Oktober 2006</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">ExxonMobil Tetap Ngotot</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Pe</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">merintah Hati-hati dalam Memberikan Persetujuan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Jakarta</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">, kompas &#8211; Meskipun pemerintah menyatakan kontrak di Blok Natuna D Alfa diputus, namun ExxonMobil tetap bersikukuh pada persepsinya atas kontrak yang dibuat pada tahun 1995. ExxonMobil menyatakan perlu melakukan kajian lebih lanjut sebelum meneruskan pembicaraan soal kontrak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Demikian disampaikan Presiden Direktur ExxonMobil Indonesia (EMOI) Peter J Coleman, Kamis (12/10) di Jakarta.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">”Kami berpegang pada kontrak yang dibuat dulu (1995). Kami butuh waktu untuk memutuskan apa yang harus dilakukan untuk pembicaraan lebih lanjut dengan Pemerintah Indonesia,” ujarnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Coleman mengatakan, banyak hal yang harus dipertimbangkan oleh ExxonMobil. Porsi bagi hasil 100:0 yang ditetapkan dalam kontrak tahun 1995 menjadi dasar bagi ExxonMobil untuk menilai kelayakan proyek tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">”Kalau ada perubahan dalam porsi bagi hasil, tentu harus dilihat lagi apa yang membuat kami dulu mau mengupayakan produksi di Natuna,” ujarnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Coleman mengingatkan, posisi Natuna yang ada di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia sulit dijangkau dengan fasilitas yang sangat minim.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Menurut dia, investasi yang dibutuhkan untuk Natuna tidak sebesar yang diperkirakan semula. ”Setelah kami lakukan reevaluasi, biayanya tidak sampai 40 juta dollar AS,” katanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">EMOI dan mitranya Pertamina perlu menyiapkan dana 10 miliar dollar AS untuk mengusahakan blok tersebut bisa berproduksi dalam lima tahun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Bagian Indonesia dari hasil produksi gas Natuna 13 miliar-26 miliar dollar AS, dengan hitungan masa kontrak 20 tahun dan produksi 10 miliar kaki kubik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">http://batampos.co.id/index.php?Itemid=81&amp;id=5975&amp;option=com_content&amp;task=view</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Kontrak Exxon di Natuna Putus<span>  </span><span>            </span><span>  </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Jumat, 13 Oktober 2006</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Pemerintah Kecewa 21 Tahun Tak Berproduksi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">JAKARTA</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> (BP) &#8211; Pengelolaan blok Natuna D<span>  </span>Alpha yang selama ini dipegang ExxonMobil Oil Indonesia (EMOI) dipastikan berakhir.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/capresindonesia.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/capresindonesia.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/capresindonesia.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/capresindonesia.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/capresindonesia.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/capresindonesia.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/capresindonesia.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/capresindonesia.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/capresindonesia.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/capresindonesia.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/capresindonesia.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/capresindonesia.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=capresindonesia.wordpress.com&blog=1865114&post=27&subd=capresindonesia&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/10/exxon-kuasai-100-hasil-gas-di-natuna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d30534abed665d78f9da9c8d10f0d341?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nizaminz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tanah untuk Rakyat dan Keadilan Sosial</title>
		<link>http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/10/tanah-untuk-rakyat-dan-keadilan-sosial/</link>
		<comments>http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/10/tanah-untuk-rakyat-dan-keadilan-sosial/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Oct 2007 05:35:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizaminz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kekayaan Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati]]></category>
		<category><![CDATA[Susilo Bambang Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Rakyat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/10/tanah-untuk-rakyat-dan-keadilan-sosial/</guid>
		<description><![CDATA[&#160;
&#160;
Nabi Muhammad SAW bersabda: ”Manusia berserikat dalam tiga hal yaitu air, rumput, dan api. (HR Imam Ahmad, Abu Daud, dan Ibnu Majah).
 
Pada kenyataannya, di Indonesia banyak petani yang hanya punya lahan kurang dari 0,4 hektar. Di Sukabumi petani berdemo karena tak punya tanah sehingga mereka terpaksa jadi buruh tani dengan upah kurang dari Rp [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=capresindonesia.wordpress.com&blog=1865114&post=26&subd=capresindonesia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="postentry">&nbsp;</p>
<p class="snap_preview">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a href="http://syiarislam.files.wordpress.com/2007/09/sawah.jpg"><img src="http://syiarislam.files.wordpress.com/2007/09/sawah.jpg?w=468" alt="Sawah" align="left" hspace="8" vspace="8" /></a><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Nabi Muhammad SAW bersabda: ”</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Manusia berserikat dalam tiga hal yaitu air, rumput, dan api. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">(HR Imam Ahmad, Abu Daud, dan Ibnu Majah).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Pada kenyataannya, di Indonesia banyak petani yang hanya punya lahan kurang dari 0,4 hektar. Di Sukabumi petani berdemo karena tak punya tanah sehingga mereka terpaksa jadi buruh tani dengan upah kurang dari Rp 300 ribu per bulan. Bahkan ada yang tanahnya dirampas oleh pengusaha besar atau yang lainnya. Tak heran jika di Sumatera Utara ada demo yang menyatakan bahwa “Tanah untuk Rakyat”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span><span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span id="more-26"></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Itu adalah permintaan yang wajar. Sebaiknya pemerintah bisa membagi tanah dengan adil, sehingga petani juga bisa punya tanah dan bertani untuk mencari makan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Di situs Dephut disebut bahwa 69,4 juta hektar dikuasai oleh 652 pengusaha dan BUMN. Tiap pengusaha rata2 menguasai 100 ribu hektar lebih. Di sisi lain, banyak petani yang tidak punya tanah dan hanya bisa bekerja sebagai buruh tani. Padahal jika 69,4 juta hektar tanah itu dibagikan ke petani/pekebun satu hektar per orang, maka akan ada 69 juta keluarga yang bisa mencari makan dengan bertani/berkebun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Jika ada keadilan dalam hal tanah, maka rakyat Indonesia akan makmur.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Semoga tanah bisa dibagi dengan adil sehingga ada Tanah untuk Rakyat. Jika rakyat bisa bertani/berkebun untuk mencari nafkah, insya Allah Indonesia bisa swasembada pangan dan rakyat Indonesia bisa makmur. Kita berharap program transmigrasi yang memberi petani tanah 1-2 hektar berikut biaya hidup 1 tahun bisa dilakukan kembali dengan lebih baik oleh para presiden kita.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Salam</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Berbagai artikel tentang tanah:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">WALHI &#8211; Kerusakan Lingkungan sebagai Dampak Kebijakan Pro Modal …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Dengan luasan konflik perampasan tanah rakyat sekurangnya sebesar 248.176 Ha, ….. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Palembang</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">, 5 Juni 2007 Eksekutif Daerah WALHI Sumatera Selatan …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://www.walhi.or.id/kampanye/psda/070605_lingk_rsk_sumsel_kp">www.walhi.or.id/kampanye/psda/070605_lingk_rsk_sumsel_kp</a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Serikat Tani Nasional: Sumatera Utara &#8211; Demo Tuntut Transparansi …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Mereka juga menuntut pengembalian tanah rakyat di Desa Meranti yang dirampas PT Sipef, … Draft 14 Mei 2007 Rancangan Peraturan Pemerintah T.. …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">serikat-tani-nasional.blogspot.com/2007/07/sumatera-utara-demo-tuntut-transparansi.html</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">media sumatera: Pernyataan Sikap PRP</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Pengambilalihan lahan atau pengusriran rakyat dari tanah milik sudah menjadi … </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Pada tanggal 1 Febuari 2007, PT Arara Abadi mengeluarkan surat dengan nomor …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">media-sumatera.blogspot.com/2007/02/pernyataan-sikap-prp.html</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://www.dephut.go.id/informasi/umum/restrukturisasi.htm">http://www.dephut.go.id/informasi/umum/restrukturisasi.htm</a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Hutan produksi seluas 69,4 juta ha diusahakan melalui sistem Hak Pengusahaan Hutan (HPH) oleh 652 pengusaha swasta maupun BUMN.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">DTE 40/Feb 99: Perjuangan Merebut Tanah</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Di Sulawesi Tengah, para petani yang terlibat dalam tiga kasus sengketa tanah yang berbeda, membentuk Solidaritas Rakyat Tertindas guna mengorganisir protes …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">www.gn.apc.org/dte/40ila.htm</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/capresindonesia.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/capresindonesia.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/capresindonesia.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/capresindonesia.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/capresindonesia.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/capresindonesia.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/capresindonesia.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/capresindonesia.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/capresindonesia.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/capresindonesia.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/capresindonesia.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/capresindonesia.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=capresindonesia.wordpress.com&blog=1865114&post=26&subd=capresindonesia&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/10/tanah-untuk-rakyat-dan-keadilan-sosial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d30534abed665d78f9da9c8d10f0d341?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nizaminz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://syiarislam.files.wordpress.com/2007/09/sawah.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Sawah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kekayaan Pribadi Megawati Rp 75 Milyar tahun 2004</title>
		<link>http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/08/kekayaan-pribadi-megawati-rp-75-milyar-tahun-2004/</link>
		<comments>http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/08/kekayaan-pribadi-megawati-rp-75-milyar-tahun-2004/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Oct 2007 06:47:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizaminz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kekayaan Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/08/kekayaan-pribadi-megawati-rp-75-milyar-tahun-2004/</guid>
		<description><![CDATA[Pada tahun 2004, harta kekayaan Megawati mencapai Rp 75 Milyar lebih berdasarkan audit KPK.
 
http://www.kompas.co.id/utama/news/0409/01/212613.htm
Harta Kekayaan Megawati Bertambah Rp15.25 Miliar
Laporan : Erlangga Djumena
 
Jakarta, KCM
Berdasarkan hasil pemeriksaan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK), harta kekayaan capres Megawati Soekarnoputeri bertambah 15.25 miliar dalam waktu tiga tahun.
 
Hal ini diungkapkan wakil ketua KPK Amin Sunaryadi usai menyampaikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=capresindonesia.wordpress.com&blog=1865114&post=12&subd=capresindonesia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Pada tahun 2004, harta kekayaan Megawati mencapai Rp 75 Milyar lebih berdasarkan audit KPK.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span><span id="more-12"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">http://www.kompas.co.id/utama/news/0409/01/212613.htm</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Harta Kekayaan Megawati Bertambah Rp15.25 Miliar</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Laporan : Erlangga Djumena</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Jakarta, KCM</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Berdasarkan hasil pemeriksaan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK), harta kekayaan capres Megawati Soekarnoputeri bertambah 15.25 miliar dalam waktu tiga tahun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Hal ini diungkapkan wakil ketua KPK Amin Sunaryadi usai menyampaikan hasil laporan<span>  </span>KPK tersebut kepada Megawati di rumah dinas presiden, Jl Teuku Umar, Rabu (1/9).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Menurut Amin,<span>  </span>total harta kekayaan Megawati Soekarnoputeri pada 23 Maret 2001 sebesar Rp59.809.315.484,- Sedangkan total harta kekayaan per 26 Agustus 2004, setelah diaudit KPK mencapai Rp75.057.768.545,-. &#8220;Jadi ada kenaikan sebesar Rp15.248.453.061,-&#8221; kata Amin yang didampingi tiga anggota KPK lainnya.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/capresindonesia.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/capresindonesia.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/capresindonesia.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/capresindonesia.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/capresindonesia.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/capresindonesia.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/capresindonesia.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/capresindonesia.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/capresindonesia.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/capresindonesia.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/capresindonesia.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/capresindonesia.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=capresindonesia.wordpress.com&blog=1865114&post=12&subd=capresindonesia&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/08/kekayaan-pribadi-megawati-rp-75-milyar-tahun-2004/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d30534abed665d78f9da9c8d10f0d341?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nizaminz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Profil Megawati</title>
		<link>http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/08/profil-megawati/</link>
		<comments>http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/08/profil-megawati/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Oct 2007 04:37:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizaminz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Megawati]]></category>
		<category><![CDATA[Riwayat Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/08/profil-megawati/</guid>
		<description><![CDATA[http://id.wikipedia.org/wiki/Megawati_Soekarnoputri
Megawati Soekarnoputri
Presiden Indonesia ke-5
Masa jabatan
23 Juli 2001 – 20 Oktober 2004
Wakil Presiden            Hamzah Haz
            
Pendahulu       Abdurrahman Wahid
Pengganti        Susilo Bambang Yudhoyono
Tanggal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=capresindonesia.wordpress.com&blog=1865114&post=7&subd=capresindonesia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a href="http://capresindonesia.files.wordpress.com/2007/10/megawati.jpg" title="Megawati"><img src="http://capresindonesia.files.wordpress.com/2007/10/megawati.thumbnail.jpg?w=468" alt="Megawati" align="left" hspace="9" vspace="9" /></a><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">http://id.wikipedia.org/wiki/Megawati_Soekarnoputri</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Megawati Soekarnoputri</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Presiden Indonesia ke-5</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span id="more-7"></span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Masa jabatan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">23 Juli 2001 – 20 Oktober 2004</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Wakil Presiden <span>           </span>Hamzah Haz</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>            </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Pendahulu <span>      </span>Abdurrahman Wahid</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Pengganti <span>       </span>Susilo Bambang Yudhoyono</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Tanggal lahir <span>  </span>23 Januari 1947 (umur 60)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Yogyakarta, Indonesia</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Partai politik <span>   </span>PDI-Perjuangan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Pasangan <span>       </span>Taufiq Kiemas</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Agama <span>            </span>Muslim</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Diah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri (lahir di Yogyakarta pada 23 Januari 1947) adalah Presiden Indonesia dari 23 Juli 2001 &#8211; 20 Oktober 2004. Ia merupakan presiden wanita pertama dan presiden kelima di Indonesia. Namanya cukup dikenal dengan Megawati Soekarnoputri. Pada 20 September 2004, ia kalah dalam tahap kedua pemilu presiden 2004. Ia menjadi presiden setelah MPR mengadakan Sidang Istimewa pada tahun 2001. Sidang Istimewa MPR diadakan dalam menanggapi langkah Presiden Abdurrahman Wahid yang membekukan lembaga MPR/DPR dan Partai Golkar. Ia dilantik pada 23 Juli 2001. Sebelumnya dari tahun 1999-2001, ia adalah Wakil Presiden. Megawati adalah presiden pertama dalam sejarah Indonesia yang turun takhta secara terhormat.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Kehidupan awal</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Dilahirkan di Yogyakarta pada 23 Januari 1947, Megawati adalah anak kedua Presiden Soekarno yang telah memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Ibunya Fatmawati kelahiran Bengkulu dimana Sukarno dahulu diasingkan pada masa penjajahan belanda. Megawati dibesarkan dalam suasana kemewahan di Istana Merdeka.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Megawati pernah menuntut ilmu di Universitas Padjadjaran di Bandung (tidak sampai lulus) dalam bidang pertanian, selain juga pernah mengenyam pendidikan di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (tetapi tidak sampai lulus).</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Karir politik Mega yang penuh liku seakan sejalan dengan garis kehidupan rumah tangganya yang pernah mengalami kegagalan. Suami pertamanya, seorang pilot AURI, tewas dalam kecelakaan pesawat di laut sekitar Biak, Irian Jaya. Waktu itu usia Mega masih awal dua puluhan dengan dua anak yang masih kecil. Namun, ia menjalin kasih kembali dengan seorang pria asal Mesir yang tampan, tetapi pernikahannya tak berlangsung lama. Kebahagiaan dan kedamaian hidup rumah tangganya baru dirasakan setelah ia menikah dengan Moh. Taufiq Kiemas, rekannya sesama aktivis di GMNI dulu, yang juga menjadi salah seorang penggerak PDIP.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Karir Politik</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Jejak politik sang ayah berpengaruh kuat pada Megawati. Karena sejak mahasiswa, saat kuliah di Fakultas Pertanian Universitas Pajajaran, ia pun aktif di GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia).</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">1986</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Pergantian tampuk pimpinan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">pemerintahan Indonesia.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>    </span>Tahun 1986 ia mulai masuk ke dunia politik, sebagai wakil ketua PDI Cabang Jakarta Pusat.Karir politiknya terbilang melesat. Mega hanya butuh waktu satu tahun menjadi anggota DPR RI.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">1993</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>    </span>Dalam Kongres Luar Biasa PDI yang diselenggarakan di Surabaya 1993, Megawati terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PDI.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">1996</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>    </span>Namun, pemerintah tidak puas dengan terpilihnya Mega sebagai Ketua Umum PDI. Mega pun didongkel dalam Kongres PDI di Medan pada tahun 1996, yang memilih Soerjadi sebagai Ketua Umum PDI.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>    </span>Mega tidak menerima pendongkelan dirinya dan tidak mengakui Kongres Medan. Ia masih merasa sebagai Ketua Umum PDI yang sah. Kantor dan perlengkapannya pun dikuasai oleh pihak Mega. Pihak Mega tidak mau surut satu langkah pun. Mereka tetap berusaha mempertahankan kantor DPP PDI. Namun, Soerjadi yang didukung pemerintah memberi ancaman akan merebut secara paksa kantor DPP PDI yang terletak di Jalan Diponegoro.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>    </span>Ancaman Soerjadi kemudian menjadi kenyataan. Tanggal 27 Juli 1996 kelompok Soerjadi benar-benar merebut kantor DPP PDI dari pendukung Mega. Aksi penyerangan yang menyebabkan puluhan pendukung Mega meninggal itu, berbuntut pada kerusuhan massal di Jakarta yang dikenal dengan nama Peristiwa 27 Juli. Kerusuhan itu pula yang membuat Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik (PRD) Budiman Sudjatmiko mendekam di penjara.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>    </span>Peristiwa penyerangan kantor DPP PDI tidak menyurutkan langkah Mega. Malah, ia makin mantap mengibarkan perlawanan. Ia memilih jalur hukum, walaupun kemudian kandas di pengadilan. Mega tetap tidak berhenti. Tak pelak, PDI pun terbalah dua: PDI di bawah Soerjadi dan PDI pimpinan Mega. Pemerintah mengakui Soerjadi sebagai Ketua Umum PDI yang sah. Namun, massa PDI lebih berpihak pada Mega.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">1997</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>    </span>Keberpihakan massa PDI kepada Mega makin terlihat pada pemilu 1997. Perolehan suara PDI di bawah Soerjadi merosot tajam. Sebagian massa Mega berpihak ke Partai Persatuan Pembangunan, yang kemudian melahirkan istilah &#8220;Mega Bintang&#8221;. Mega sendiri memilih golput saat itu.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">1999</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>    </span>Pemilu 1999, PDI Mega yang berubah nama menjadi PDI Perjuangan berhasil memenangkan pemilu. Meski bukan menang telak, tetapi ia berhasil meraih lebih dari tiga puluh persen suara. Massa pendukungnya, memaksa supaya Mega menjadi presiden. Mereka mengancam, kalau Mega tidak jadi presiden akan terjadi revolusi.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>    </span>Namun alur yang berkembang dalam Sidang Umum 1999 mengatakan lain: memilih KH Abdurrahman Wahid sebagai Presiden. Ia kalah tipis dalam voting pemilihan Presiden: 373 banding 313 suara.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">2001</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>    </span>Namun, waktu juga yang berpihak kepada Megawati Sukarnoputri. Ia tidak harus menunggu lima tahun untuk menggantikan posisi Presiden Abdurrahman Wahid, setelah Sidang Umum 1999 menggagalkannya menjadi Presiden. Sidang Istimewa MPR, Senin (23/7/2001), telah menaikkan statusnya menjadi Presiden, setelah Presiden Abdurrahman Wahid dicabut mandatnya oleh MPR RI.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">2004</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>    </span>Masa pemerintahan Megawati ditandai dengan semakin menguatnya konsolidasi demokrasi di Indonesia, dalam masa pemerintahannyalah, pemilihan umum presiden secara langsung dilaksanakan dan secara umum dianggap merupakan salah satu keberhasilan proses demokratisasi di Indonesia. Ia mengalami kekalahan (40% &#8211; 60%) dalam pemilihan umum presiden 2004 tersebut dan harus menyerahkan tonggak kepresidenan kepada Susilo Bambang Yudhoyono mantan Menteri Koordinator pada masa pemerintahannya.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Perjalanan karir</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>   </span>1. Anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonsia (Bandung), (1965)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>   </span>2. Anggota DPR-RI, (1993)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>   </span>3. Anggota Fraksi DPI Komisi IV</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>   </span>4. Ketua DPC PDI Jakarta Pusat, Anggota FPDI DPR-RI, (1987-1997)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>   </span>5. Ketua Umum PDI versi</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>   </span>6. Munas Kemang (1993-sekarang) PDI yang dipimpinnya berganti nama menjadi PDI Perjuangan pada 1999-sekarang</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>   </span></span></strong><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">7. Wakil Presiden RI, (Oktober 1999-23 Juli 2001)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>  </span><span> </span></span></strong><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">8. Presiden RI ke-5, (23 Juli 2001-2004)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Perjalanan pendidikan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>   </span>1. SD Perguruan Cikini Jakarta, (1954-1959)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>   </span>2. SLTP Perguruan Cikini Jakarta, (1960-1962)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>   </span>3. SLTA Perguruan Cikini Jakarta, (1963-1965)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>   </span>4. Fakultas Pertanian UNPAD Bandung (1965-1967), (tidak selesai)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>   </span></span></strong><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">5. Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (1970-1972), (tidak selesai)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/capresindonesia.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/capresindonesia.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/capresindonesia.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/capresindonesia.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/capresindonesia.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/capresindonesia.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/capresindonesia.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/capresindonesia.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/capresindonesia.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/capresindonesia.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/capresindonesia.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/capresindonesia.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=capresindonesia.wordpress.com&blog=1865114&post=7&subd=capresindonesia&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/08/profil-megawati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d30534abed665d78f9da9c8d10f0d341?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nizaminz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://capresindonesia.files.wordpress.com/2007/10/megawati.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Megawati</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Privatisasi / Penjualan BUMN di Era Megawati</title>
		<link>http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/08/privatisasi-penjualan-bumn-di-era-megawati/</link>
		<comments>http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/08/privatisasi-penjualan-bumn-di-era-megawati/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Oct 2007 04:19:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nizaminz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Megawati]]></category>
		<category><![CDATA[Privatisasi BUMN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/08/privatisasi-penjualan-bumn-di-era-megawati/</guid>
		<description><![CDATA[Pada zaman pemerintahan Megawati, penjualan BUMN ke pihak swasta atau asing via Meneg BUMN Laksamana Sukardi berjalan sangat lancar lewat program Privatisasi BUMN. BUMN seperti Telkom dan Indosat dijual ke perusahaan Singapura STT dan Singtel yang keduanya dimiliki oleh BUMN Singapura, Temasek.
 
http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2004/08/16/brk,20040816-17,id.html
 
Privatisasi BUMN Terus Berlanjut Pada 2005
Senin, 16 Agustus 2004 &#124; 14:48 WIB
 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=capresindonesia.wordpress.com&blog=1865114&post=6&subd=capresindonesia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Pada zaman pemerintahan Megawati, penjualan BUMN ke pihak swasta atau asing via Meneg BUMN Laksamana Sukardi berjalan sangat lancar lewat program Privatisasi BUMN. BUMN seperti Telkom dan Indosat dijual ke perusahaan Singapura STT dan Singtel yang keduanya dimiliki oleh BUMN Singapura, Temasek.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span><span id="more-6"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2004/08/16/brk,20040816-17,id.html"><span>http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2004/08/16/brk,20040816-17,id.html</span></a></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Privatisasi BUMN Terus Berlanjut Pada 2005</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Senin, 16 Agustus 2004 | 14:48 WIB</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">TEMPO Interaktif, Jakarta:Privatisasi Badan Usaha Milik Negara akan terus dilanjutkan pada 2005. Hal ini diungkapkan Presiden Megawati Soekarnoputri ketika menyampaikan pidato kenegaraan mengenai Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2005 dalam sidang DPR di Jakarta, Senin (16/8).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">&#8220;Privatisasi BUMN yang akan dilakukan dalam tahun 2005 pada dasarnya merupakan kelanjutan program divestasi atau pelepasan saham pemerintah di BUMN pada tahun sebelumnya,&#8221; ujar Megawati.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/capresindonesia.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/capresindonesia.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/capresindonesia.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/capresindonesia.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/capresindonesia.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/capresindonesia.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/capresindonesia.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/capresindonesia.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/capresindonesia.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/capresindonesia.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/capresindonesia.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/capresindonesia.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=capresindonesia.wordpress.com&blog=1865114&post=6&subd=capresindonesia&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://capresindonesia.wordpress.com/2007/10/08/privatisasi-penjualan-bumn-di-era-megawati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d30534abed665d78f9da9c8d10f0d341?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nizaminz</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>