Posted on Maret 24, 2009 by nizaminz
Jika kita lihat Kinerja Pemerintahan SBY yang merupakan Koalisi PD, Golkar, dan beberapa partai lainnya akan kita lihat sisi positif dan negatif.
DIarsipkan di bawah: Kemiskinan, Kenaikan Harga BBM, Susilo Bambang Yudhoyono | Ditandai: Angka Kemiskinan, Kinerja Pemerintahan SBY, Prestasi SBY | 13 Komentar »
Posted on Maret 18, 2009 by nizaminz
Terlepas dari Prabowo yang orangnya mungkin agak emosional, namun boleh dikata Gerindra memang mengusung ekonomi rakyat yang mengandalkan kemandirian Indonesia.
DIarsipkan di bawah: Kekayaan Alam, Kemiskinan, Penjajahan Ekonomi, Prabowo, Privatisasi BUMN | Ditandai: Ekonomi Kerakyatan, Ekonomi Rakyat, Kapitalis, Mandiri, Neoliberalisme | 3 Komentar »
Posted on Juni 18, 2008 by nizaminz
Secara matematis memang dengan jumlah konsumsi minyak 1,2 juta bph (barrel/hari), produksi 1 juta bph, dan impor 0,2 juta bph dengan biaya produksi US$ 15/barrel, harga jual US$ 77/barrel dan harga minyak Internasional US$ 125/barrel Indonesia harusnya untung US$ 49,4 juta per hari atau Rp 165,8 Trilyun/tahun(1 barrel=159 liter dan 1 US$ = Rp 9.200). Anda juga bisa menghitung sendiri dengan spreadsheet/kalkulator anda.
DIarsipkan di bawah: BBM, Kemiskinan, Kenaikan Harga BBM, Susilo Bambang Yudhoyono | Ditandai: Penjajahan Ekonomi, Kenaikan Harga BBM | 1 Komentar »
Posted on Februari 26, 2008 by nizaminz
http://www.surya.co.id/web/index.php/Esai_Minggu/The_Death_of_Teguh_Miswadi.html
The Death of Teguh Miswadi
Sunday, 24 February 2008
Saya ingin cucu saya pintar, karenanya saya larang ia sekolah. (Margaret Mead)
Mbah Ginah bukan Margaret Mead, ahli ilmu sosial dari Amerika Serikat. Tetapi, Mbah Ginah mungkin ada miripnya dengan Mead, karena sama-sama mempunyai pikiran yang ‘aneh’ mengenai pendidikan bagi cucunya. Mead [...]
DIarsipkan di bawah: Aburizal Bakrie, Kemiskinan, Susilo Bambang Yudhoyono | Leave a Comment »
Posted on November 6, 2007 by nizaminz
Berikut tulisan di blog Wimar Witoelar tentang Bisnis Bakrie yang sempat terpuruk pada krisis monter 1998 lalu dan korban Lapindo Brantas berdasarkan berita dari Tempo.
Tempo Interaktif 27 November 2006
Majalah Tempo mempraktekkan jurnalisme investigatif yang memukau. Bukan hanya melaporkan fakta, tapi juga mempresentasikan latar belakang, konteks dan analisa. Menurutnya,
DIarsipkan di bawah: Aburizal Bakrie, Kemiskinan, Penanggulangan Bencana | 1 Komentar »
Posted on Oktober 10, 2007 by nizaminz
Kebetulan atau tidak, pada era pemerintahan Gubernur Sutiyoso beberapa pasar besar yang akan direnovasi seperti Pasar Tanah Abang dan Aldiron Plaza terbakar. Kemudian ada pengembang baru yang merenovasi pasar dengan harga yang tinggi hingga rp 300 juta per meter atau 1 kios bisa mencapai Rp 1 milyar!
Milyaran rupiah kerugian yang diderita pedagang pasar karena [...]
DIarsipkan di bawah: Kebakaran Pasar, Kemiskinan, Susilo Bambang Yudhoyono, Sutiyoso | Leave a Comment »
Posted on Oktober 10, 2007 by nizaminz
Di MetroTV Rabu 3 September 2007 saya lihat bahwa Exxon berkeras menguasai 100% hasil gas di Natuna dengan alasan biaya operasionalnya tinggi. Sedih melihat kekayaan alam Indonesia 100% hasilnya hanya dinikmati oleh asing. Perusahaan Exxon untung rp 360 trilyun per tahun, sementara mayoritas rakyat Indonesia hidup dalam kemiskinan.
Semoga presiden mendatang berjuang agar kekayaan alam [...]
DIarsipkan di bawah: Kekayaan Alam, Kemiskinan, Megawati, Penjajahan Ekonomi, Susilo Bambang Yudhoyono | Leave a Comment »
Posted on Oktober 10, 2007 by nizaminz
Nabi Muhammad SAW bersabda: ”Manusia berserikat dalam tiga hal yaitu air, rumput, dan api. (HR Imam Ahmad, Abu Daud, dan Ibnu Majah).
Pada kenyataannya, di Indonesia banyak petani yang hanya punya lahan kurang dari 0,4 hektar. Di Sukabumi petani berdemo karena tak punya tanah sehingga mereka terpaksa jadi buruh tani dengan upah kurang dari Rp [...]
DIarsipkan di bawah: Kekayaan Alam, Kemiskinan, Megawati, Susilo Bambang Yudhoyono, Tanah Rakyat | Leave a Comment »
Posted on Oktober 9, 2007 by nizaminz
Mahalnya biaya kesehatan serta birokrasi kesehatan mengakibatkan bocah Kharenisa meninggal karena kurang mendapat pengobatan yang layak. Privatisasi Rumah Sakit dan Bisnis Kesehatan yang tidak mempedulikan kemanusiaan menyebabkan hilangnya nyawa seorang bocah yang seharusnya bisa ditolong dengan obat muntaber yang sederhana.
Ketika Supriono Harus Menggendong Sendiri Jenazah Anaknya
DIarsipkan di bawah: Kemiskinan, Kesehatan, Susilo Bambang Yudhoyono, Sutiyoso | Leave a Comment »