Zaman SBY Harga BBM Naik 125%

Pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, rakyat harus menghadapi kenaikan harga BBM sebesar 125%. Pemerintah menaikkan harga minyak tanah dari Rp 700 menjadi Rp 2.000, solar Rp 2.100 menjadi Rp 4.300, dan premium Rp 2.400 menjadi Rp 4.500 masing-masing per liter.

http://64.203.71.11/utama/news/0510/01/120352.htm

Kenaikan Harga BBM 125 Persen Ancam Stabilitas

Jakarta, Sabtu

Keputusan pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga rata-rata melebihi 100 persen dinilai pengamat ekonomi, DR Umar Juoro, sebagai kebijakan yang terlalu berani karena dampaknya bisa mengancam stabilitas ekonomi.

“Kenaikan sebesar itu terlalu berani dan di luar dugaan, serta dapat mengancam stabilitas ekonomi yang saat ini mulai dibangun,” katanya di Jakarta, Sabtu (1/10), menanggapi keputusan pemerintah menaikkan BBM bensin rata-rata 125 persen.

Umar mengemukakan, langkah pemerintah untuk menaikkan harga BBM rata-rata 125 persen hanya mempertimbangkan aspek ekonominya saja, padahal awalnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ingin mengambil langkah hati-hati. Namun, Menko Perekonomian Aburizal mengusulkan, kenaikan sebesar itu yang ditempuh.

Pemerintah menaikkan harga minyak tanah dari Rp 700 menjadi Rp 2.000, solar Rp 2.100 menjadi Rp 4.300, dan premium Rp 2.400 menjadi Rp 4.500 masing-masing per liter. Dengan demikian, rata-rata naik 126 persen, terbesar minyak tanah lebih dari 185 persen.

 

http://64.203.71.11/utama/news/0510/01/010623_.htm

Harga BBM Naik 125 Persen

Laporan : Erlangga Djumena

Jakarta, KCM

Kirim Teman | Print Artikel

KCM/Ahmad Zamroni

Berita Terkait:

• Presiden: Kenaikan Harga BBM Pilihan Pahit

• Purnomo: Jangan Panik, Stok BBM Aman

Harga bahan bakar minyak (BBM) naik rata-rata 125 persen atau lebih dari dua kali lipat mulai Sabtu (1/10) ini.

BBM jenis premium harganya naik dari Rp2.400 menjadi 4.500 per liter atau naik 87 persen, solar naik dari Rp2.100 menjadi Rp4.300 per liter atau naik 104 persen dan minyak tanah untuk rumah tangga dan usaha kecil naik dari Rp700 menjadi 2.000 per liter atau naik 185 persen.

Pemerintah, melalui Menko Perekonomian Aburizal Barkie, mengumumkan kenaikan harga BBM itu di Gedung Departemen Keuangan, Jakarta, Sabtu dini hari. Turut hadir dalam acara itu antara lain Menko Kesra Alwi Shihab, Menteri Perhubungan Hatta Rajasa, Menteri Sosial Bachtiar Chamsah, Menter Negara PTN/Kepala Bappenas Sri Mulyani, Juru Bicara Presiden Andi Mallarangeng, dan Direktur Utama Pertamina Widya Purnama.

Kenaikan harga BBM itu ditetapkan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 tahun 2005 yang tandatangi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat, 30 September. Sebelum mengumumkan kenaikan harga BBM, para menteri mengikuti Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden di Kantor Presiden dari pukul 19.00 sampai me

Satu Tanggapan

  1. HARI GINI ………………MASIH BELUM ADA PENURUNAN JUGA., APA ADA KAITANNYA DENGAN KONSPIRASI PERPOLITIKAN JELANG PEMILU. (KPK TINJAU URGENSINYA)
    KEBUTUHAN MASYARAKAT KECIL KIAN BERAT DAN TIDAK TERJANGKAU.
    STRATEGI MENENTUKAN WAKTU DEMI MERAIH PENGARUH SUARA, MASYARAKAT AKAN DININA BOBOKAN DAN DIRAJUK.
    MENCARI SAAT YANG TEPAT SETIDAKNYA MEMBERI DAMPAK POSITIF PADA PARTAINYA ATAU PAMORNYA..
    DI NEGARA TETANGGA SUDAH 2 KALI PENURUNAN LALU ATAS PERTIMBANGAN APA LAGI ?????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: