Exxon Kuasai 100% Hasil Gas Di Natuna

Di MetroTV Rabu 3 September 2007 saya lihat bahwa Exxon berkeras menguasai 100% hasil gas di Natuna dengan alasan biaya operasionalnya tinggi. Sedih melihat kekayaan alam Indonesia 100% hasilnya hanya dinikmati oleh asing. Perusahaan Exxon untung rp 360 trilyun per tahun, sementara mayoritas rakyat Indonesia hidup dalam kemiskinan.

Semoga presiden mendatang berjuang agar kekayaan alam Indonesia digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia.

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0610/13/ekonomi/3023731.htm

Jumat, 13 Oktober 2006

ExxonMobil Tetap Ngotot

Pemerintah Hati-hati dalam Memberikan Persetujuan

Jakarta, kompas – Meskipun pemerintah menyatakan kontrak di Blok Natuna D Alfa diputus, namun ExxonMobil tetap bersikukuh pada persepsinya atas kontrak yang dibuat pada tahun 1995. ExxonMobil menyatakan perlu melakukan kajian lebih lanjut sebelum meneruskan pembicaraan soal kontrak.

Demikian disampaikan Presiden Direktur ExxonMobil Indonesia (EMOI) Peter J Coleman, Kamis (12/10) di Jakarta.

”Kami berpegang pada kontrak yang dibuat dulu (1995). Kami butuh waktu untuk memutuskan apa yang harus dilakukan untuk pembicaraan lebih lanjut dengan Pemerintah Indonesia,” ujarnya.

Coleman mengatakan, banyak hal yang harus dipertimbangkan oleh ExxonMobil. Porsi bagi hasil 100:0 yang ditetapkan dalam kontrak tahun 1995 menjadi dasar bagi ExxonMobil untuk menilai kelayakan proyek tersebut.

”Kalau ada perubahan dalam porsi bagi hasil, tentu harus dilihat lagi apa yang membuat kami dulu mau mengupayakan produksi di Natuna,” ujarnya.

Coleman mengingatkan, posisi Natuna yang ada di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia sulit dijangkau dengan fasilitas yang sangat minim.

Menurut dia, investasi yang dibutuhkan untuk Natuna tidak sebesar yang diperkirakan semula. ”Setelah kami lakukan reevaluasi, biayanya tidak sampai 40 juta dollar AS,” katanya.

EMOI dan mitranya Pertamina perlu menyiapkan dana 10 miliar dollar AS untuk mengusahakan blok tersebut bisa berproduksi dalam lima tahun.

Bagian Indonesia dari hasil produksi gas Natuna 13 miliar-26 miliar dollar AS, dengan hitungan masa kontrak 20 tahun dan produksi 10 miliar kaki kubik.

http://batampos.co.id/index.php?Itemid=81&id=5975&option=com_content&task=view

Kontrak Exxon di Natuna Putus

Jumat, 13 Oktober 2006

Pemerintah Kecewa 21 Tahun Tak Berproduksi

JAKARTA (BP) – Pengelolaan blok Natuna D Alpha yang selama ini dipegang ExxonMobil Oil Indonesia (EMOI) dipastikan berakhir.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: