Prestasi Sutiyoso

Prestasi yang dicapai oleh Sutiyoso adalah berhasil merubah tempat pelacuran Kramat Tunggak yang kumuh menjadi Islamic Center yang bersih dan rapi.

Kemudian Sutiyoso juga berhasil membangun Busway meski membuat macet jalur non-busway (karena menyempit satu jalur) tapi memberi alternatif angkutan umum yang cepat (meski harus berdiri berdesakan).

Sutiyoso juga cepat dalam merespon korban lumpur Lapindo dengan menemui korban yang berdemo di Jakarta. Padahal saat itu Presiden SBY dan Wapres Jusuf Kalla belum menemui korban meski para korban sudah demo beberapa hari.

Pada tahun-tahun terakhir pemerintahannya selain iuran SPP untuk SD gratis (ini kebijakan Nasional oleh SBY), iuran SPP untuk SMP juga gratis (meski uang masuk SMUN di Jakarta bisa mencapai Rp 7 juta dan daftar ulang per tahun hingga Rp 1,5 juta).

4 Tanggapan

  1. Prestasi Saya
    1. Memindahkan para orang miskin kedalam mobil satpol
    2. Memukuli pedagang kaki lima yang bandel dengan pentungan
    3. Melakukan kaderisasi untuk meneruskan kbijakan saya ‘memberantas orang miskin’

  2. Proyek busway bukan alternatif angkutan jika bicara soal transportasi perkotaan (urban transportation). Itu adalah sebuah arogansi dan ketololan.
    Di Bolivia (tempat asal proyek busway), jalur busway disediakan khusus, dan tidak merampok jalur lalu lintas yang sudah ada dan sudah macet. seperti di Jakarta.
    Solusi urban transportation yang benar adalah transportasi massa yang dapat mengangkut orang dalam jumlah banyak sekaligus, seperti kereta bawah tanah. Dengan busway, berapa banyak sih jumlah orang sekali angkut ??? Berapa banyak pula orang yang pindah dari kendaraan pribadi ke busway ? … Tidak banyak koq, paling-paling cuma 10 % … sementara tambahan kemacetan yang ditimbulkannya jauh melebihi yang pindah itu.
    Kebanyakan orang malas pindah ke busway karena harus menyambung perjalanannya dengan angkot, metromini, mikrolet, bajaj dlsb yang tidak nyaman dan tidak aman. Belum lagi harus jalan kaki di tengah panas dan udara yang menyesakkan napas di Jakarta.

    Benar-benar sebuah ketololan … menyedihkan.

  3. Prestasi yang cukup baik dan harus ditularkan ke daerah lain

  4. Saya ulang karena ada yang salah ketik, and aku semangat banget pada duet HB X – Yos. Oke Bang Yos. Tapi menurutku and temen2 mending tandem aja sama Sultan. Sultan jadi RI 1 dan Bang Yos jadi RI 2. Sultan HB X sabar, Bang Yos tegas. Sungguh paduan kesabaran yang melahirkan ketegasan nasib Indonesia ke depan. HB X – Bang Yos pancen oye, inggih ta Pak Mantep……………. Yang lain ? Lewat aja……………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: