Parpol dgn Ekonomi Rakyat VS Kapitalis Neoliberalis – Gerindra Ajukan Sosialisme

Terlepas dari Prabowo yang orangnya mungkin agak emosional, namun boleh dikata Gerindra memang mengusung ekonomi rakyat yang mengandalkan kemandirian Indonesia.

Saat ini parpol di Indonesia seperti Golkar, PD, PDIP itu mengusung sistem Kapitalis/Neoliberalis. Sistem ini mengandalkan Bursa Saham yang menurut Prabowo tak lebih dari tempat perjudian kelas kakap. Kemudian sistem Ekonomi Pengemis yang mengandalkan datangnya “Investor Asing” yang tak lebih dari spekulan saham/valas yang begitu krisis langsung kembali ke negaranya. Sistem ini juga mengandalkan “Privatisasi” berikut penyerahan kekayaan alam Indonesia ke perusahaan2 asing.

90% migas kita dikelola perusahaan asing yang mengambil 40% lebih dari hasil yang didapat (ini kalau kita tidak ditipu). Kemudian untuk tambang emas, perak, tembaga, dsb perusahaan asing mendapat 85% sementara 240 juta rakyat Indonesia hanya dapat ampasnya. Indonesia tidak akan makmur jika kekayaan alamnya diserahkan ke asing. Pembela privatisasi sering berdalih bahwa yg penting kita dapat pajak. Kalau Pajak, BUMN dan seluruh rakyat Indonesia juga bayar pajak!

6 dari 10 perusahaan dengan pendapatan terbesar versi majalah Forbes adalah perusahaan Migas yang di antaranya beroperasi di Indonesia. (contoh  pendapatan Exxon Mobil tahun 2007 US$ 452 milyar /  Rp 5.420 Trilyun) Perusahaan Migas tersebut jadi perusahaan terkaya sementara rakyat Indonesia hidup dalam kemiskinan karena migas yang sebetulnya milik rakyat Indonesia sebagian besar diambil mereka.

http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional/message/12342

Saat ini banyak orang, termasuk sebagian pemimpin Indonesia yang rela menjadi kaki tangan AS. Oleh karena itu, harusnya semangat mandiri dan ekonomi kerakyatan yg diusung Gerindra patut didukung. Kalau bisa parpol lain juga sistem ekonominya seperti itu.

Harusnya Rp 1000 trilyun APBN itu dipakai untuk kegiatan produktif memenuhi kebutuhan bangsa Indonesia seperti:

1. Produksi mobil dan motor supaya tidak 100% impor. BUMN INKA sudah bisa membuat mobil bahkan mesin sendiri. Tinggal Presiden Indonesia mau mendukung atau tidak.

2. Mengelola pertambangan Nasional sehingga hasilnya 100% dinikmati rakyat Indonesia. Saat ini 40% hasil migas dinikmati perusahaan asing (mayoritas penjajah AS). Sementara Emas, Perak, dan Permata, 85% dikuasai perusahaan asing sementara 240 juta rakyat Indonesia cuma dapat 15%. Kalau cuma dapat pajak, semua perusahaan di Indonesia, termasuk BUMN juga bayar pajak.

3. Pembukaan lahan perkebunan dan peternakan agar pangan Indonesia bisa dipenuhi sendiri.

Bukan untuk kegiatan konsumtif seperti gaji besar, renovasi rumah /mobil mewah pejabat, dsb.

3 Tanggapan

  1. kok article nya sama dengan blog di sebelah …
    wah jangan2 blog kontes “kampanye… pemilu…” ini …

  2. Yah karena keduanya ownernya sama…:)
    Selain itu isi artikel, terutama tentang Ekonomi Kerakyakatan VS Kapitalis Neoliberalis memang layak dimuat di Blog Capres dan juga InfoIndonesia.

    Saya sih pinginnya netral dan berharap semua parpol, termasuk Golkar, PDIP, dan juga PD segera membuang sistem dan orang2 yang berpaham Kapitalis Neoliberalis dan beralih ke Ekonomi Kerakyatan dan mengutamakan Kemandirian Bangsa.

    Indonesia harus Mandiri dan Merdeka.

  3. Ekonomi Indonesia adalah SOSIAL EKONOMI, bukan yang lain, Bagi Tanah Air, Bangsa dan Rakyat Indonesia ekonomi kapitalisme atau turunannya tidak akan membaya Indonesia Sejahtera.
    Sosial Ekonomi adalah sebuah format gerak langkah manusia Indonesia dalam menjalani hidup dan kehidupan. Pada saat bersamaann Tugas sosial dijalankan sembari menjalankan kegiatan ekonomi. Kuncinya Hasil kegiatan Ekonomi tidak akan sukses tanpa nilai sosial yang dilakukan. Tiada Tugas sosial dapat dijalankan tanpa kesuksesan dalam menjalankan Tugas Ekonomi.
    Ini adalah dari Amanat para leluhur bangsa, Tanah Air Indonesia (Nusantara) punya Ketetapan dan Manusia Indonesia Punya takdirnya, harus Singkron. SELAMAT BERJUANG DAN BERTUGAS BAPAK PRESIDEN.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: