Prabowo: Indonesia Tak Pantas Jadi Negara Miskin!

Prabowo Subianto dengan Logo GerindraPidato Prabowo yang menyatakan ” Indonesia tidak pantas menjadi bangsa dan negara yang miskin, mengingat sumber daya alamnya yang melimpah yang dimiliki” serta ajakannya kepada Ekonomi Kerakyatan semoga jadi inspirasi bagi semua parpol atau caleg yang bersaing.

Bagaimana pun juga sistem Ekonomi Kapitalis/Neoliberalis yan hanya bertumpu pada Hutang Luar Negeri atau mengemis pada Investor Asing (Spekulan Saham/Valas yang menarik modalnya begitu ada krisis) serta privatisasi dengan menyerahkan Kekayaan Alam Indonesia ke perusahaan-perusahaan asing sudah tidak layak dilanjutkan karena hanya membuat rakyat Indonesia miskin.

Oleh karena itu Visi Ekonomi Kerakyatan dan Kemandirian Bangsa perlu kita perhatikan dalam memilih Parpol, Caleg, atau pun Capres. Jangan pilih calon yang hanya jadi antek perusahaan/pemerintah asing.

Berikut berbagai pidato Prabowo dari Partai Gerindra di Media Massa:

Indonesia Tak Pantas Jadi Negara Miskin, Kata Prabowo

Salatiga (ANTARA News) – Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto Djojohadikusumo, mengatakan Indonesia tidak pantas menjadi bangsa dan negara yang miskin, mengingat sumber daya alamnya yang melimpah yang dimiliki.

“Bangsa ini tidak pantas jadi bangsa miskin, tidak boleh jadi bangsa miskin, karena kita memiliki segalanya kekayaan alam yang melimpah dan kita punya kemampuan untuk mengelola semuanya,” katanya, dalam pidato politiknya di hadapan kader, simpatisan, petani, tukang ojek dan tukang becak di Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu.

Dikatakannya, dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) misalnya bisa untuk mendanai pembukaan lahan sawah seluas dua juta hektare sawah baru yang diperkirakan dapat menghasilkan 16 juta ton beras per tahun.

“Kini harga beras di pasaran dunia bisa mencapai 600 dolar AS, bisa dibayangkan jika kita menghasilkan 16 juta ton beras per tahun. Kita tidak hanya sekadar swasembada, tetapi ekspor beras,” kata Prabowo.

Bagaimana pun itu membuktikan bahwa pertanian memang masih menjadi andalan bagi Indonesia untuk bangkit dari keterpurukan seperti halnya ekonomi kerakyatan. “Kita tidak alergi terhadap kapitalisme bebas, tidak alergi terhadap pasar besar karena itu perlu, keniscayaan dan ada bagusnya juga, tetapi jangan liar. Dan ekonomi kerakyatan masih menjadi soko guru bagi perekonomian nasional,” ujar mantan Panglima Kostrad itu.

Baca selengkapnya di:

http://www.antara.co.id/arc/2008/10/25/indonesia-tak-pantas-jadi-negara-miskin-kata-prabowo/

Pidato Prabowo Bakar Semangat Massa Gerindra

Jumat, 6 Februari 2009 | 22:21 WIB

JAKARTA, JUMAT – Pidato politik yang disampaikan Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto pada acara ulang tahun pertama partai bernomor urut lima tersebut, Jumat (6/2) di Balai Sarbini, Jakarta, mendapat sambutan meriah.

Pertama-tama, Prabowo mengkritik kondisi perekonomian Indonesia yang saat ini sangat bergantung dengan hutang. Padahal, Indonesia, yang hampir 64 tahun merdeka, dikaruniai sumber daya alam yang melimpah. Prabowo mengatakan, sistem ekonomi Indonesia harus kembali ke sistem kerakyatan yang berdasarkan gotong royong.

Ia juga mengungkapkan masih banyaknya masyarakat Indonesia yang masih terhimpit masalah perekonomian akibat sistem ekonomi yang tidak berpihak kepada rakyat kecil.

“Bahkan di malang ada seorang tukang becak yang bunuh diri karena malu tidak mampu membiayai sekolah anaknya. Apakah ini cita-cita yang kita inginkan,” ujarnya.

Baca selengkapnya di:

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/02/06/22210569/pidato.prabowo.bakar.semangat.massa.gerindra

Yuddy: Pidato Prabowo Bangkitkan Semangat Perlawanan Rakyat

Muhammad Nur Hayid – detikPemilu

Menurut Yuddy, pidato Prabowo adalah yang paling berani berkonfrontasi langsung dan menyerang pemerintah. Yuddy pun memuji Partai Gerindra yang dinilainya memiliki keberpihakan yang terang terhadap rakyat kecil dan kedaulatan martabat bangsa.

“Ia telah tampil sebagai ancaman bagi eksistensi pemerintah,” pungkas Yuddy.

Dalam pidatonya di peringatan HUT pertama Partai Gerindra di Balai Sarbini, Jakarta, Jumat malam (6/2/2009), Prabowo mengecam beberapa kebijakan pemerintah. Prabowo antara lain mengkritik Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan pinjaman luar negeri Indonesia. Prabowo juga meminta agar pemerintah merubah sistem ekonomi menjadi sistem ekonomi kerakyatan.

Baca selengkapnya di:

http://pemilu.detiknews.com/read/2009/02/07/061608/1080865/700/yuddy-pidato-prabowo-bangkitkan-semangat-perlawanan-rakyat

Yuddy Nilai Pidato Politik Prabowo Paling Berani

Sabtu, 07 Pebruari 2009

Politikus muda Yuddy Chrisnandi terkesan mendengar pidato politik Prabowo dalam acara ulang tahun Partai Gerindra ke-1. Menurutnya, pidato tersebut sangat menohok kebijakan pemerintah saat ini.

Yuddy mengatakan, pidato politik Prabowo benar-benar mengkritisi kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat kecil.

“Pidato yg paling berani berkonfrontasi langsung dari seorang pimpinan Parpol menyerang pemerintah,” ungkapnya melalui pesan singkat kepada okezone, sabtu (7/2/2009).

Secara konseptual, kata Yuddy, Partai Gerindra memiliki keberpihakan yg terang terhadap rakyat kecil. Begitu juga dengan kedaulatan martabat bangsa.

“Pidato Prabowo mampu membangkitkan semangat perlawanan rakyat jelata. Dia telah tampil sebagai ancaman bagi eksistensi pemerintahan SBY,” pungkas Yuddy. (Okezone.com)

http://www.partaigerindra.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=1656&Itemid=37

13 Tanggapan

  1. melihat kondisi dan keadaan ekonomi masyarakat indonesia pada saat ini belum merata di seluruh lapisan masyarakat. peningkata ekonomi hanya dirasakan di daerah perkotaan, ekonomi di daerah pedesaan sama sekali tidak tersentuh oleh pemerintah padahal bila ekonomi indonesia dibangun dari daerah pedesan maka indonesia kehidupan masyarakatnya akan lebih baik. selain hal diatas juga kondisi para elit politik belum memiliki sikap akutabel terhadap bangsanya sendiri, banyak tindakan amoral disetiap instasi pemerintahan, baik lemabaga legislatif, eksekutif ataupun aparat penegak hukum, pelayanan belum transparansi, seharusnya hal yang harus diperbaiki sehingga sistem demokrasi indonesia benar-benar berdiri di atas kesejahteraan rakyat sesuai amanat UUD 1945

  2. Gagasan Prabowo sangat bagus,tidak setuju dengan sistem ekonomi indo yan neoliberal,dia ingin membangun ekonomi kerakyatan dimulai dari pasar tradisional,pertanian,perikanan terus tidak ingin mengutang dan lain sebagainya gagasan ini kalo jadi kenyataan ketika dia nantinya terpilih sebagai presiden maka negara ini akan makmur,TKI diamana2 akan pulang, orang indo tidak lagi menjadi tamu di negri sendiri,dalam satu wawancara Prabowo di salah satu stasiun TV swasta,beliau mengatakan bahwa dia bisa membantu negri ini dengan mengunakan kekayaannya sendiri ini luar biasa, so pikirkan baik-baik sebelum anda memutuskan untuk memilih siapa yang palin terbaik untuk memimpin bangsa ini.

  3. Ekonomi kerakyatan dapat menyebabkan kehancuran bagi bangsa Indonesia , karena jika itu diterapkan kita harus mengganti sistem ekonomi yang sudah ada , akibatnya sesudah diterapkannya ekonomi tersebut banyak pengusaha yang ribut , phk dimana mana , jadi tidak segampang itu mengganti sistem ekonomi , Mohon dipikirkan apakah kita cocok dengan sistem ekonomi kerakyatan , padahal di India sistem ekonominya yang semula kerakyatan udah berganti jadi liberalisme ………

    satu hal yang pasti , kita tidak bisa berdiri sendiri , kita butuh negara lain , ada beberapa kebutuhan kita yang bergantung pada negara lain , kita sebagai manusia adalah mahluk sosial yang butuh bantuan pada orang lain

    • Anda salah bung!!.
      Ekonomi bangsa kita sudah seharusnya dirumuskan, disusun dan dijalankan oleh bangsa kita sendiri. Kultur kita berbeda dengan bangsa lain. Kita tidak menolak mentah2 sistem asing, tapi kita tetap punya filter untuk menangkap bahan-bahan yang bisa menjadi materi pembelajaran bagi bangsa kita. Persepsi kita harus ditata, yaitu bahwa bahwa “Asing” sebaiknya kita jadikan sebagai “teman”, bukan kita posisikan sebagai “majikan” kita.
      Kita punya segalanya untuk SDA, hanya perlu membangung kreativitas ditambah dengan keahlian orang-orang kita di bidangnya masing-masing pasti akan menghasilkan sesuatu yang bernilai. Dan jika itu berjalan bertahun-tahun, niscaya kita mampu mengekspor produk kita kepada bangsa asing. Dengan demikian roda perekonomian rakyat dapat berjalan, bank-bank lokal pun ikut sehat, modal tak lari keluar (diatur dengan UU). Demikian bung sharing saya.

  4. Bagus sekali apa yang dicita2xkan oleh Prabowo, bahwa masyarakat Indonesia tidak layak miskin,ini dikarenakan tidak ada kesempatan untuk berwirausaha dimungkinkan karena dukungan financial, kesempatan .bagaimana bisa berwirausaha kalo kredit bank dg jaminan sertifikat sedangkan masyarakat beli rumah belum mampu, untuk proyek megal mall ato apartemen tyg umbuh dikota-kota besar. Ini ada suatu ketimpangan sosial ekonomi, untuk itu kami harapkan Prabowo lebih memikirkan kesejahtraan masyarakat menengah / menengah bawah / pribumi / pegawai negeri.

    • Saya setuju, bung !.
      Ekonomi rakyat harus dihidupkan, swasembada dibangun, cintai produk sendiri. Industri rakyat harus terus disosialisasikan dengan para teknokrat dalam negeri saja. Kita tidak kekurangan orang-orang pintar, tengok aja setiap acara Kick Andy di Metro TV.
      Bukan ingin anti asing, namun kita tetap memposisikan diri anggauta masyarakat international, tetapi harus yang “berdiri sama tinggi”, bukan dia(asing) jadi majikan dan kita(indonesia) jadi kacung.
      Kita berdaulat mengatur ekonomi bangsa sendiri, soal utang ya urusannya dengan utangnya saja, bukan mengatur serta intervensi manajemen dan tataniaga perdagangan bangsa kita. Terkesan orang Indonesia tidak ada yang hebat, atau hebat tapi mental kita lemah. Disisi lain banyak Universitas di Indonesia tumbuh dimana-mana, kok kita tidak berani menyuarakan pendapat dan hasil pemikiran kita buat bangsa kita sendiri?
      Jadilah tuan di negeri kita sendiri, jangan jadi pengemis!!.

  5. Untuk mas Noki, apa karena kita pakai Sistem Ekonomi Kerakyatan maka pengusaha dilarang berusaha?
    Bukan seperti itu.
    Semua orang bebas berusaha. Namun ada barang umum yang jadi kebutuhan rakyat seperti air atau pun kekayaan alam seperti migas yang harus dikelola oleh negara untuk sebesar2nya kemakmuran rakyat seperti pasal 33 UUD 45 yang asli.

    Puluhan tahun Indonesia menganut Sistem Ekonomi Neoliberalisme namun bangsa Indonesia kian terpuruk dalam kemiskinan. Kita mengalami krisis tahun 1998 dan terulang tahun 2008. Jika menurut BPS angka kemiskinan hanya 35 juta jiwa, itu karena garis kemiskinan yang dibuat BPS amat rendah yaitu Rp 182.636/orang/bulan. Padahal menurut World Bank US$ 2/hari (Rp 720 ribu/bulan) dan garis kemiskinan di AS Rp 10,4 juta/bulan. Padahal harga bensin di AS dan Indonesia sama!

    Kalau pakai standar Bank Dunia maka jumlah penduduk miskin di Indonesia sekitar 126 juta jiwa atau lebih separuh penduduk Indonesia. Kemiskinan ini akan terus bertambah karena krisis saat ini mengakibatkan PHK di mana2.

    Sebagai manusia kita memang butuh bantuan orang lain. Tapi bukan dijajah bangsa lain! Apalagi sampai kekayaan alam kita dirampas oleh negara lain. Itu tidak benar.

    Sebagai contoh dari hasil tambang emas, perak, tembaga di Papua, perusahaan AS Freeport dapat 85%. Sementara negara Indonesia hanya 15%. Mana bisa kaya kalau kekayaan alam kita dirampok seperti itu?

    Karena kue yang kita dapat amat kecil, maka para pejabat terpaksa korupsi agar bisa hidup layak, sehingga rakyat paling cuma dapat 5%. Padahal kalau kita kelola sendiri/mandiri maka kita dapat 100%. Bukan 15%

    Yang 15% khusus untuk para pejabat dan aparat hingga mereka bisa hidup layak tanpa korupsi. Yang 85% itu buat rakyat Indonesia sehingga mereka bisa makmur karena pendapatannya meningkat lebih dari 5 x lipat!

    Jelaskah penjelasan saya?

    AS tidak akan makmur kalau membiarkan kekayaan alam mereka seperti tambang minyak, emas, dsb dikelola negara lain seperti Indonesia, Cina, India, dsb. Mereka mengelola sendiri kekayaan alamnya. Bahkan mereka juga menguras kekayaan alam negara lain seperti Indonesia. Oleh karena itu mereka bisa hidup makmur. Pengantar Pizza bisa dapat Rp 14 juta/bulan (belum termasuk tip). Di Indonesia, manager saja belum tentu dapat gaji Rp 2 juta/bulan.

    Saat ini kita mengalami Penjajahan Ekonomi.oleh AS. Selama kekayaan alam Indonesia sebagian besar justru dinikmati AS, Indonesia tidak akan kaya.

    Sekolah gratis, rumah sakit gratis itu semua omong kosong. Contohnya SD-SMP mungkin gratis. Tapi digetoknya saat kita masuk SMA atau Universitas di mana untuk masuk SMAN harus bayar Rp 4 juta untuk uang pangkal sementara untuk masuk UI harus bayar Rp 25-75 juta. Rakyat Indonesia akhirnya nanti cuma sekedar lulusan SMP yang cukup memenuhi syarat untuk jadi buruh kasar, office boy, atau kurir.

    Mudah2an rakyat Indonesia sadar dan melawannya.

    • saya setuju dengan pendapat anda,bangsa ini besar dan mempunyai putra2 yg berpikiran maju,selama negara ini menganut sistem ekonomi neoliberal dan kapitalis ,bangsa ini ga akan bisa lepas dari krisis yg membelenggu. tp sangat disayangkan prabowo berpasangan ama mega😦
      jd pesimis melihat figur2 capres

  6. makanya kita jangan mau di stir amrik….pemerintah sekarang sama sekali tidak berpihak kepada petani dan rakyat kecil…wong orang ekonom yg di pake agen hutang luar negeri..yach bagaimana caranya biar hutang terus ditambah…
    kita harus bangkit memilih presiden yg tegas,keras,tidak korup dan terpenting tidak bisa di stir oleh amrik…perlu di pahami semua kejadian politik di negeri ini di stir dari gedung putih…mereka semua dalangnya..kita harus buka mata dan kita contoh tetangga kita china,thailand,malaysia bahkan vietnam udah sama dengan kita yg baru merdeka tahun 1970-an .mereka lebih maju dan perlu kita contoh karena kita memiliki kebudayaan dan sosial yg sama kenapa harus mencontoh ke amerika….?.kita kehilangan jatidiri sebagai bangsa..kita udah meninggalkan alat pemersatu kita pancasila dan bhineka tunggal ika…kita sudah berkiblat ke amerika..sementara kita sendiri tidak paham bahwa ajaran-ajaran mereka merupakan proses pemurtadan ideologi negara terhadap warga negaranya…ini awal keruntuhan negara kebangsaan…karena kita diikat oleh satu ideologi yg sama sebagai suatu negara…kita harus sadar..jangan terbuai dengan apa yg diajarkan oleh amerika..kapan kita bangkit..untuk maju….?
    berfikirlah dan bertindak sesuai dengan kultur Indonesia,berwatak asia, bijaksananya ala asia dan toleransinya ala indonesia..ini kemana ..sudah hancur termakan kebebasan ala amerika .kita hidup di bumi mana..? bukan di planet eropah.. kebebasb tetap ada tetapi ada rambu lalulintasnya yakni budaya kita dan agama kita bukan hanya kekebasan menurut rasionalnya manusia..yg muncul ketamakan dan kerakusan…

  7. Lha gimana negara kita ngga mau di setir AMRIK orang utang negara kita aja dari jamannya pa harto sedanau,gimana mau keluar dari pengaruh Amrik,Mau dijajah negara kita.Bahkan siapapun presidenya utang indonesia tuh ga bakal abis-abis!!!!!!

  8. Lhah pak…
    kalo kenyataannya sudah menjadi bubur fakta bahwa kita ini bangsa miskin… apakah terus kita ndak boleh menjadi bangsa lagi???

    Terus, apakah bisa bagusnya, kalangan miskin dibuatkan satu pulau n ditransmigrasikan jadi satu, trus bangsa indonesia dihuni oleh khusus orang-orang kaya saja (jangan kuatir, Bapak boleh masuk anggota kok)???

    Atau gimana??? he he he

  9. Maksudnya jelas saya kira. Sekitar Rp 2000-5000 trilyun/tahun dari hasil kekayaan alam kita sebetulnya bisa membuat rakyat Indonesia kaya. Ditambah dengan RP 1000 trilyun/tahun APBN sekarang, berarti APBN kita bisa mencapai Rp 6.000 trilyun. Atau ada hampir Rp 30 juta/tahun untuk setiap rakyat kita.

    Sayangnya karena kekayaan alam kita dikuasai oleh Kompeni asing, akhirnya perusahaan asing yang menikmati kekayaan kita. Silahkan baca di:
    http://infoindonesia.wordpress.com/

  10. setuju…… ma ekonomi kerakyatan. tpi lebih setuju skali pakai ekonomi ISLAM. dalam perabadan islam masa lalu mampu memberi kesejahtraan bagi rakyatnya.
    kapan ya,,,,!!!!!! negeri ini akan makmur,,,
    para pemimpin & pejabat negri ini. jadikan negri ini negri produsen dong bukan konsumen doang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: