Ulil Abshar Abdalla Ketua DPP Partai Demokrat jadi Sasaran Bom

Ulil Abshar yang menjadi salah satu Ketua DPP Partai Demokrat menjadi target serangan bom. Meski demikian Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, meminta masyarakat tidak berspekulasi dulu.

Belum tentu serangan bom terhadap Ulil karena aktivitasnya di Partai Demokrat (PD). Boleh jadi itu karena kegiatannya di Jaringan Islam Liberal (JIL) di mana dulu juga dia sering mendapat ancaman.

Demokrat: Jangan Berspekulasi Soal Bom JIL

RABU, 16 MARET 2011, 13:14 WIB

Arfi Bambani Amri, Suryanta Bakti Susila
VIVAnews – Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, meminta aparat mengusut tuntas paket bom buku yang dikirimkan ke Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan Demokrat, Ulil Abshar Abdalla. Anas meminta jangan berspekulasi dulu bom itu terkait aktivitas Ulil di Demokrat.

“Justru itu yang harus diselidiki oleh aparat, apa sesungguhnya motifnya. Tidak perlu berspekulasi, kita tunggu saja hasil penyelidikan kepolisian,” kata Anas di sela Panen Raya Partai Demokrat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu 16 Maret 2011.

Anas menambahkan, Demokrat mengutuk keras teror bom dan kekerasan tersebut. “Demokrat mengutuk keras teror bom dan kekerasan yang dikirim pada Ulil dan lainnya,” ujarnya.

Menurut dia, segala bentuk teror dan kekerasan bertentangan dengan prinsip demokrasi. Hal itu tidak bisa ditolerir dan harus ditindak tegas. “Kalau teror bom dan kekerasan menjadi tradisi, prinsip demokrasi akan rusak,” ujarnya.

Sementara itu, Badan Intelijen Negara masih mendalami bom berupa paket buku yang dikirim ke tiga tempat di Jakarta yakni ke Kantor Berita Radio 68H di Utan Kayu, Badan Narkotika Nasional di Cawang, dan kediaman Japto Soerjosoemarno di Cilandak itu.

“Ini masih dalam pendalaman. Kejadian teror banyak sekali. Aparat intelijen sudah bekerja keras dan beberapa kali bisa mencegahnya, tapi tentu tidak mudah mengungkap sesuatu kejahatan apalagi mereka dalam melaksanakannya secara tertutup,” ujar Kepala BIN Sutanto sebelum rapat kerja dengan Komisi I DPR, di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu 16 Maret 2011.•

VIVAnews

http://politik.vivanews.com/news/read/209783-anas–jangan-berspekulasi-soal-bom-jil

 

JAFAR HAFSAH:”Ancaman ke Ulil Bukan Karena Demokrat”

Berdasarkan buku yang dikirim, diduga karena aktivitas Ulil di JIL

SELASA, 15 MARET 2011, 21:00 WIB

Bayu Galih, Suryanta Bakti Susila

VIVAnews – Ledakan bom di Kantor Berita Radio 68H diduga ditujukan kepada Ulil Abshar Abdalla, mantan koordinator Jaringan Islam Liberal (JIL). Namun Ulil mengatakan teror mulai ada sejak aktif berpolitik di Partai Demokrat dan tidak terkait dengan aktivitas selama di JIL.

Tapi Ketua Fraksi Demokrat DPR RI Jafar Hafsah mengatakan teror terhadap Ulil tidak ada kaitannya dengan aktivitas politik Ulil di Partai Demokrat. “Bom tidak memiliki kaitan dengan aktivitas beliau sebagai fungsionaris Partai Demokrat,” kata Jafar Hafsah di Gedung DPR RI, Selasa, 15 Maret 2011.

Berdasarkan buku yang dikirim dalam paket bom, Jafar menduga ancaman terhadap Ulil terkait dengan aktivitas Ulil sebagai mantan koordinator JIL.  “Bisa diduga berkaitan dengan aktivitasnya sebagai pimpinan JIL. (Ancaman) berasal dari kelompok fundamentalis,” duga Jafar.

Jafar lalu mengatakan teror seperti ini tidak dapat dibenarkan. “Jauh dari tindakan terpuji dalam menyikapi perbedaan pemahaman dalam agama yang sama,” jelas Jafar. (adi)• VIVAnews

http://politik.vivanews.com/news/read/209650–ancaman-ke-ulil-bukan-karena-demokrat-

 

Rabu, 16/03/2011 14:18 WIB

Ulil Duga Target Bom Buku Para Aktivis HAM

Muhammad Taufiqqurahman – detikNews
Jakarta – Salah satu orang yang dikirimi bom buku, Ulil Abshar Abdalla menduga motif pengeboman yang lebih bersifat politis daripada pemikiran keagamaan. Ulil menduga target bom kali ini adalah para aktivis HAM.

“Pesan yang dikirim bom ini jelas mengarah pada aktivis HAM yang selama ini memperjuangkan pluralisme,” kata Ulil saat ditemui di lokasi ledakan, di Kantor JIL, Utan Kayu, Jakarta, Timur, Rabu (16/3/2011).

Menurut Ulil, teror bom ini datang secara tiba-tiba. Sebelumnya, Ulil sama sekali tidak menerima ancaman apapun.

“Biasanya ada SMS ancaman, tapi ini tidak ada. Tapi saya tidak mendapat ancaman, tiba-tiba muncul,” kata Ulil yang juga menjabat sebagai Ketua DPP Partai Demokrat itu.

Menurut Ulil, aktor di balik bom buku yang baru pertama kali terjadi di Indonesia ini sangat pintar dan cerdik. Termasuk motif memasukkan gelar ‘Lc’ pada nama pengirim yang merupakan gelar akademik agar mengarah kepada kelompok tertentu.

“Menurut saya sangat cerdik dengan menggunakan gelar khas kelompok tertentu, ini permainan profesional, untuk beri teguran, bukan mencederai,” kata tokoh JIL ini.

Sebelumnya Ulil mendapat paket berisi bom buku. Namun sebelum sampai di tangan Ulil, bom itu meledak saat dicoba dijinakkan oleh polisi. Sejumlah orang termasuk Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Kompol Dodi Rahmawan terluka.

Selain untuk Ulil, bom buku juga dikirimkan kepada Komjen Goris Mere ke kantor BNN. Paket ketiga dialamatkan kepada Ketua Umum Pemuda Pancasila (PP) Japto S Soerjosoemarno. Kasus ini kini ditangani oleh Densus 88.
(ken/fay)

http://www.detiknews.com/read/2011/03/16/141811/1593222/10/ulil-duga-target-bom-buku-para-aktivis-ham

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: