Hatta Radjasa: Nasionalisasi Perusahaan Asing Rendahkan Harga Diri

Bangsa Indonesia karena kekayaan alamnya dikuras oleh perusahaan asing sekarang jadi hina dan melarat. Emas dan Perak cuma dikasih 1% saja oleh Freeport. Padahal emas dan perak itu milik rakyat Indonesia.
Mayoritas rakyat saat ini cuma jadi jongos outsourcing yang gajinya rendah tanpa ada jaminan sosial. Bekerja untuk perusahaan2 asing yg mengelola kekayaan alam mereka sendiri.
Beberapa negara yang telah melakukan Nasionalisasi adalah Iran, Mesir, Arab Saudi, Cili, Venezuela, Bolivia, Norwegia, dsb. Mereka semua jauh lebih makmur dan terhormat daripada Indonesia yang 90% kekayaan alamnya dikuasai asing. Tidak berdaulat atas Kekayaan alamnya sendiri.
Aneh orang seperti itu bisa jadi pejabat dan pemimpin partai….

Harusnya seorang pemimpin memikirkan kemakmuran SEMUA RAKYATNYA. Bukan cuma diri sendiri dan kelompoknya saja.

Nasionalisasi itu biasa. Yg penting perusahaan lama diganti asetnya dgn nilai yg wajar. Kalau perlu Lembaga Arbitrase Internasional yg menaksir asetnya, terutama peralatan fisik. AS, Inggris, Jerman, dsb saja biasa melakukan Nasionalisasi. Contoh tahun 2001 AS menasionalisasi keamanan airport agar lebih aman dari serangan teroris. Jadi aneh kalau ada orang “pintar” yg anti thd Nasionalisasi:

Hatta: Nasionalisasi Perusahaan Asing Rendahkan Harga Diri

Kamis, 09 Agustus 2012, 23:25 WIB
Republika/Wihdan Hidayat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan nasionalisasi perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia bukan penyelesaian masalah karena justru akan merendahkan harga diri bangsa di mata investor.

“Indonesia tidak akan melakukan nasionalisasi karena itu mencederai kontrak yang kita buat sendiri,” kata Hatta Rajasa di Jakarta, Kamis.

Hatta mengatakan pemerintah harus melakukan langkah yang elegan dengan investor asing yang bermasalah.

“Kita tidak melakukan nasionalisasi tapi renegosiasi (perundingan ulang) dengan kontrak-kontrak baru yang menguntungkan kita,” katanya.

Menurut dia, investor dari luar tidak bisa dipisahkan dengan laju pembangunan Indonesia begitu saja sehingga lebih terhormat jiak dilakukan renegosiasi dengan tidak mengurangi kepentingan-kepentingan nasional.

Sementara itu rapat koordinasi Blok Cepu pada Kamis ini membahas kebijaksanaan tindak lanjut pengoptimalan Blok Cepu agar lebih produktif.

“Aset minyak yang akan segera dikerjakan Pertamina itu kita minta agar dipercepat produksi gasnya,” kata Menko Perekonomian.

Pemerintah menargetkan Blok Cepu dapat memproduksi minyak lebih dari 120 ribu barel per hari pada 2014.

Sementara itu Menteri Energi dan Su,ber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik mengatakan pengembangan infrastruktur minyak dan gas bumi di sejumlah lokasi dilakukan dengan pemanjangan pipa.

“Pipanisasi itu segera dibangun di jalur Cirebon-Semarang (230 km), Semarang-Gresik (250 km), dan ‘Floating Storage Regasifkation Unit'(FRSU) di Semarang,” kata Jero Wacik.

Dia menjelaskan pipa yang dibangun itu memiliki diameter yang selebar 28 inchi yang tentunya lebih lebar dari sebelumnya demi proyeksi kebutuhan untuk tahun 2020.

Upaya tersebut merupakan bagian dari pipanisasi sepanjang 700 km, yang nantinya akan menghubungkan semua sumber gas dengan sejumlah titik industri penting di seluruh Jawa.

Redaktur: Heri Ruslan
Sumber: Antara

http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/makro/12/08/09/m8hxna-hatta-nasionalisasi-perusahaan-asing-rendahkan-harga-diri

http://infoindonesia.wordpress.com/2012/10/03/daftar-negara-yang-nasionalisasi-perusahaan-minyak-asing

2 Tanggapan

  1. guooooooooooooobbblllooooooooookkkkkkk!!!!!!!!!!!!

  2. Egois mikirin diri sendiri. Payah, kebangetan klo nyoba nyapres.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: