Prabowo dan Isyu Penculikan dan Kerusuhan Mei 1998

Pius Lustrilanang

Perceraian Prabowo dgn Titik Prabowo 15 tahun setelah menikah terjadi tak lama setelah Soeharto lengser tahun 1998. Ini 1 misteri bagi saya sebab ada yg bilang Prabowo bahkan diusir oleh Soeharto. Mungkin tulisan pak Bondan Winarno bisa sedikit memberi pencerahan.

Ada 3x penculikan. Yg diculik itu memang agen2 AS yg merusuh yg bisa bikin perang saudara seperti di Suriah. Yg memerintahkan penculikan Soeharto. Prabowo mengaku menculik 9 orang yg semuanya kembali dalam keadaan hidup. Ini kesaksian Pius Lustrilanang yg pernah diculik Prabowo:

Pernah Diculik, Pius: Prabowo Tak Bersalah http://www.tempo.co/read/news/2013/10/28/078525234/Pernah-Diculik-Pius-Prabowo-Tak-Bersalah

Ini aneh mengingat jenderal Wiranto yg sebenarnya bertanggungjawab atas meninggalnya korban pada peristiwa Semanggi justru direstui AS. Jadi isyu HAM / orang hilang itu isyunya agen2 AS… 🙂

Baca lebih lanjut

Iklan

Alasan Prabowo Lebih Memilih Megawati Ketimbang SBY

Berikut adalah foto/gambar yang menjelaskan kenapa Prabowo lebih memilih Megawati ketimbang SBY untuk maju dalam Pilpres 2009 di Indonesia.

Silahkan lihat gambarnya di bawah:

Baca lebih lanjut

Fadjroel Rachman: Ketiga capres 2009 agen neoliberalisme

M Fadjroel RachmanBerikut satu opini yang ekstrim dari Fadjroel Rachman yang merupakan Capres Indonesia 2009  dari Independen yang gagal melaju ke Pilpres.

Tulisannya mungkin akan membuat panas para pendukung semua Capres, namun berbagai kritik dan angka yang dilontarkannya cukup menarik untuk dipelajari.

Ketiga capres 2009 agen neoliberalisme

SATRIADI TANJUNG

WASPADA ONLINE, Sunday, 17 May 2009 20:41 WIB

JAKARTA – Ketiga pasangan capres dan cawapres yang maju dalam pilpres mendatang, menurut Fadjroel Rachman, merupakan agen neoliberalisme karena semuanya pernah menjual BUMN, minyak dan gas serta berutang kepada luar negeri.

Baca lebih lanjut

Prabowo: Indonesia Tak Pantas Jadi Negara Miskin!

Prabowo Subianto dengan Logo GerindraPidato Prabowo yang menyatakan ” Indonesia tidak pantas menjadi bangsa dan negara yang miskin, mengingat sumber daya alamnya yang melimpah yang dimiliki” serta ajakannya kepada Ekonomi Kerakyatan semoga jadi inspirasi bagi semua parpol atau caleg yang bersaing.

Bagaimana pun juga sistem Ekonomi Kapitalis/Neoliberalis yan hanya bertumpu pada Hutang Luar Negeri atau mengemis pada Investor Asing (Spekulan Saham/Valas yang menarik modalnya begitu ada krisis) serta privatisasi dengan menyerahkan Kekayaan Alam Indonesia ke perusahaan-perusahaan asing sudah tidak layak dilanjutkan karena hanya membuat rakyat Indonesia miskin.

Baca lebih lanjut

Parpol dgn Ekonomi Rakyat VS Kapitalis Neoliberalis – Gerindra Ajukan Sosialisme

Terlepas dari Prabowo yang orangnya mungkin agak emosional, namun boleh dikata Gerindra memang mengusung ekonomi rakyat yang mengandalkan kemandirian Indonesia.

Saat ini parpol di Indonesia seperti Golkar, PD, PDIP itu mengusung sistem Kapitalis/Neoliberalis. Sistem ini mengandalkan Bursa Saham yang menurut Prabowo tak lebih dari tempat perjudian kelas kakap. Kemudian sistem Ekonomi Pengemis yang mengandalkan datangnya “Investor Asing” yang tak lebih dari spekulan saham/valas yang begitu krisis langsung kembali ke negaranya. Sistem ini juga mengandalkan “Privatisasi” berikut penyerahan kekayaan alam Indonesia ke perusahaan2 asing.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: