Hasil Pilpres 2009: SBY-Boediono Sebagai Pemenang

SBY BoedionoSetelah mendapat berbagai protes dari kandidat lainnya seperti Megawati-Prabowo atas masalah DPT, dan sebagainya, akhirnya KPU menetapkan pasangan SBY-Boediono sebagai pemenang Pilpres 2009 dengan perolehan suara 73.874.562 suara atau 60,80 persen.

Di posisi kedua, pasangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto yang memperoleh 32.548.105 suara atau 26,79 persen. Posisi terakhir ditempati pasangan Jusuf Kalla-Wiranto yang meraih 15.081.814 suara atau 12,41 persen.

Baca lebih lanjut

Iklan

Alasan Prabowo Lebih Memilih Megawati Ketimbang SBY

Berikut adalah foto/gambar yang menjelaskan kenapa Prabowo lebih memilih Megawati ketimbang SBY untuk maju dalam Pilpres 2009 di Indonesia.

Silahkan lihat gambarnya di bawah:

Baca lebih lanjut

Fadjroel Rachman: Ketiga capres 2009 agen neoliberalisme

M Fadjroel RachmanBerikut satu opini yang ekstrim dari Fadjroel Rachman yang merupakan Capres Indonesia 2009  dari Independen yang gagal melaju ke Pilpres.

Tulisannya mungkin akan membuat panas para pendukung semua Capres, namun berbagai kritik dan angka yang dilontarkannya cukup menarik untuk dipelajari.

Ketiga capres 2009 agen neoliberalisme

SATRIADI TANJUNG

WASPADA ONLINE, Sunday, 17 May 2009 20:41 WIB

JAKARTA – Ketiga pasangan capres dan cawapres yang maju dalam pilpres mendatang, menurut Fadjroel Rachman, merupakan agen neoliberalisme karena semuanya pernah menjual BUMN, minyak dan gas serta berutang kepada luar negeri.

Baca lebih lanjut

Prestasi dan Kinerja Pemerintahan SBY

Jika kita lihat Kinerja Pemerintahan SBY yang merupakan Koalisi PD, Golkar, dan beberapa partai lainnya akan kita lihat sisi positif dan negatif.

Sisi positifnya adalah pemerintah SBY berhasil meredam berbagai konflik di Ambon, Sampit, dan juga di Aceh. Ini satu nilai positif dibanding Wiranto yang ketika jadi Pangab, namun gagal mengatasi konflik tersebut (bisa jadi ini karena presidennya kurang mendukung).

Baca lebih lanjut

SBY – Alhamdulillah BBM 3 x Turun dan 3 x Naik!

Di iklan-iklan TV digambarkan masyarakat Indonesia sangat bersyukur karena BBM 3 x turun hingga BBM jadi murah. Ini tidak pernah terjadi dalam sejarah! Buat kampanye sih sah-sah saja hal yang positif dikemukakan. Tapi kalau cuma satu sisi saja, rasanya kurang baik. Nanti akhirnya SBY dan Partai Demokrat jadi cepat puas sehingga malas membuat perubahan yang lebih baik untuk rakyat.

BBM (Premium) memang turun dari Rp 6.000/liter jadi Rp 5.500, Rp 5.000, kemudian Rp 4.500/liter. BBM turun 3x. Tapi harap diingat pula, di zaman SBY pula BBM naik sampai 3 kali! Kalau turun besarnya hanya 10% atau kurang, ketika naik justru sampai 125%!

Baca lebih lanjut

Download File Presentasi “Tak Ada Subsidi BBM” dan Penjajahan Kompeni

Secara matematis memang dengan jumlah konsumsi minyak 1,2 juta bph (barrel/hari), produksi 1 juta bph, dan impor 0,2 juta bph dengan biaya produksi US$ 15/barrel, harga jual US$ 77/barrel dan harga minyak Internasional US$ 125/barrel Indonesia harusnya untung US$ 49,4 juta per hari atau Rp 165,8 Trilyun/tahun(1 barrel=159 liter dan 1 US$ = Rp 9.200). Anda juga bisa menghitung sendiri dengan spreadsheet/kalkulator anda.

Tapi pernyataan rugi pemerintah bisa jadi satu kebenaran/bukan kebohongan karena “Cost Recovery” tahun 2008 untuk produksi sekitar 1 juta bph besarnya menurut LMND Rp 74 trilyun ditambah bagi hasil 15%. Deputi Operasi Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Dodi Hidayat mengungkapkan bahwa bagi hasil berikut cost recovery bisa mencapai 60:40.

Baca lebih lanjut

Krakatau Steel akan Dijual ke Asing?

Satu lagi BUMN yang akan dijual Meneg BUMN Sofyan Djalil, yaitu Krakatau Steel ke perusahaan India Lakshmi Mittal. Pemilik Lakshmi Mittal bahkan menemui SBY agar bisa membeli KS.

Tanpa dijual pun KS bisa meningkatkan produksinya mengingat tahun kemarin untung Rp 400 milyar lebih. Tapi kalau dijual, meski produksi meningkat, tapi yang berkembang itu adalah perusahaan milik India. Bukan milik Indonesia lagi. Cukup memprihatinkan.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: