Partai Pendukung Kenaikan Harga BBM dan Penentangnya

Partai pendukung kenaikan harga BBM yang utama adalah Partai Demokrat yang memang sejak awal gigih memperjuangkan kenaikan harga BBM. Ada pun partai lain seperti Golkar dan PPP yang semula menolak kenaikan harga BBM, akhirnya setelah rapat paripurna menyetujui kenaikan harga BBM.

Ada 2 Opsi yang dipilih. Opsi pertama menolak kenaikan harga BBM. Yang menolaknya adalah PDIP dan Hanura yang sampai walk-out. Kemudian Gerindra dan PKS.

Ada pun Opsi Ke2 menyatakan pemerintah bisa menaikan harga BBM jika rata-rata harga jual minyak Indonesia (sesuai dengan harga bursa Komoditas NYMEX)  di atas 15% dari acuan APBN yang US$ 105,75/brl. Artinya jika harga minyak dunia mencapai US$ 120,75, pemerintah bisa menaikan harga BBM. Saat ini harga minyak sudah mencapai US$ 118/brl.

Baca lebih lanjut

Iklan

Apa itu Neoliberalisme?

Saat ini ramai diberitakan bahwa Capres “X” atau Cawapres “Y” adalah Neoliberalis atau Antek Asing sementara pihak yang tertuduh atau simpatisannya membelanya. Istilah “Neoliberalis” jadi populer sekarang.

Tapi masih banyak orang yang tidak tahu “Apa sih Neoliberalis itu?” Oleh karena itu saya akan mencoba menjelaskannya sesederhana mungkin sehingga orang awam bisa memahaminya.

Baca lebih lanjut

Prabowo: Indonesia Tak Pantas Jadi Negara Miskin!

Prabowo Subianto dengan Logo GerindraPidato Prabowo yang menyatakan ” Indonesia tidak pantas menjadi bangsa dan negara yang miskin, mengingat sumber daya alamnya yang melimpah yang dimiliki” serta ajakannya kepada Ekonomi Kerakyatan semoga jadi inspirasi bagi semua parpol atau caleg yang bersaing.

Bagaimana pun juga sistem Ekonomi Kapitalis/Neoliberalis yan hanya bertumpu pada Hutang Luar Negeri atau mengemis pada Investor Asing (Spekulan Saham/Valas yang menarik modalnya begitu ada krisis) serta privatisasi dengan menyerahkan Kekayaan Alam Indonesia ke perusahaan-perusahaan asing sudah tidak layak dilanjutkan karena hanya membuat rakyat Indonesia miskin.

Baca lebih lanjut

Parpol dgn Ekonomi Rakyat VS Kapitalis Neoliberalis – Gerindra Ajukan Sosialisme

Terlepas dari Prabowo yang orangnya mungkin agak emosional, namun boleh dikata Gerindra memang mengusung ekonomi rakyat yang mengandalkan kemandirian Indonesia.

Saat ini parpol di Indonesia seperti Golkar, PD, PDIP itu mengusung sistem Kapitalis/Neoliberalis. Sistem ini mengandalkan Bursa Saham yang menurut Prabowo tak lebih dari tempat perjudian kelas kakap. Kemudian sistem Ekonomi Pengemis yang mengandalkan datangnya “Investor Asing” yang tak lebih dari spekulan saham/valas yang begitu krisis langsung kembali ke negaranya. Sistem ini juga mengandalkan “Privatisasi” berikut penyerahan kekayaan alam Indonesia ke perusahaan2 asing.

Baca lebih lanjut

Exxon Kuasai 100% Hasil Gas Di Natuna

Di MetroTV Rabu 3 September 2007 saya lihat bahwa Exxon berkeras menguasai 100% hasil gas di Natuna dengan alasan biaya operasionalnya tinggi. Sedih melihat kekayaan alam Indonesia 100% hasilnya hanya dinikmati oleh asing. Perusahaan Exxon untung rp 360 trilyun per tahun, sementara mayoritas rakyat Indonesia hidup dalam kemiskinan.

Semoga presiden mendatang berjuang agar kekayaan alam Indonesia digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: